Emiten Hashim (WIFI) Tancap Gas Rambah IKN, Garap Proyek Infrastruktur Digital

Nur Hana Putri Nabila
12 Februari 2026, 15:21
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Emiten adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo PT PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge kian bergeliat bangun infrastruktur digital. Kini emiten di bidang penyediaan jaringan internet itu mulai masuk ke Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Demi memuluskan aksi itu, WIFI menjalin kerja sama dengan perusahaan Badan usaha Milik Negara (BUMN), PT Bina Karya (Persero). Kerja sama itu salah satunya mendukung perencanaan, pembangunan, dan pengembangan infrastruktur Information and Communication Technology (ICT) di Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Presiden Direktur Solusi Sinergi Digital, Yune Marketatmo, mengatakan kerja sama tersebut menegaskan komitmen WIFI dalam mendorong akselerasi pembangunan infrastruktur digital nasional. Menurutnya, Nusantara tidak hanya berfungsi sebagai ibu kota baru, tetapi juga merepresentasikan arah masa depan Indonesia yang semakin berbasis teknologi.

Melalui sinergi dengan PT Bina Karya, WIFI berkomitmen membangun ekosistem ICT yang tangguh, skalabel, dan adaptif terhadap kebutuhan jangka panjang. Infrastruktur ini diharapkan mampu mendukung layanan pemerintahan, mendorong aktivitas ekonomi, serta memperluas akses digital yang inklusif bagi masyarakat di kawasan IKN.

Manajemen WIFI mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan mendorong ekosistem digital terintegrasi di IKN yang memungkinkan komunikasi dan layanan publik berjalan lebih efisien.

“Juga mendukung implementasi konsep smart city, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat, pelaku usaha, dan institusi pemerintahan yang beroperasi di ibu kota baru,” ucap Yune dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (12/2). 

Kembangkan Internet Rakyat 

Sementara itu, Presiden Direktur PT Bina Karya, Boyke Prasetyanto, mengatakan kerja sama dengan WIFI sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya penyediaan layanan internet yang terjangkau bagi masyarakat. Menurut Boyke, kolaborasi ini juga membuka peluang pemanfaatan layanan fixed wireless access WIFI melalui produk internet rakyat atau IRA. 

Saat ini IRA beroperasi di wilayah Jawa, Papua, dan Maluku. Sementara layanan WIFI lainnya seperti fiber to the home (FTTH) berpotensi untuk menjangkau sekitar 25.000 penduduk di kawasan ibu kota.

“Diharapkan kolaborasi ini dapat mendukung pengembangan teknologi komunikasi di Ibu Kota Nusantara,” ujarnya. 

Adapun kerja sama ini juga demi memperkuat konektivitas digital di Ibu Kota Nusantara melalui pengembangan dan penyediaan infrastruktur Information and Communication Technology (ICT) yang andal, skalabel, dan berorientasi jangka panjang.

Kolaborasi ini mencakup pembangunan jaringan serat optik, infrastruktur akses broadband, sistem konektivitas terintegrasi, serta berbagai solusi digital yang dibutuhkan. Hal itu untuk mendukung operasional pemerintahan, aktivitas usaha, dan kehidupan masyarakat di kawasan IKN.

Sebagai pusat pemerintahan sekaligus motor pertumbuhan ekonomi baru, Nusantara dirancang menjadi ibu kota yang cerdas, berkelanjutan, dan inklusif. Dalam konteks tersebut, infrastruktur ICT berperan sebagai fondasi utama untuk menghadirkan layanan publik yang lebih efisien.

Infrastruktur itu juga diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital, mempercepat aktivitas ekonomi, serta memastikan akses konektivitas yang merata bagi seluruh pemangku kepentingan.

Tak hanya itu kolaborasi WIFI dan Bina Karya juga sejalan dengan prioritas nasional dalam mempercepat pembangunan infrastruktur digital. Kerja sama ini diharapkan menciptakan sinergi yang mampu meningkatkan efisiensi, kualitas pelaksanaan, dan keberlanjutan jangka panjang pembangunan infrastruktur digital di Nusantara.




Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...