Harga Melonjak 1.213%, Happy Hapsoro Ternyata Genggam 4% Saham Grup Astra (ARKO)

Nur Hana Putri Nabila
4 Maret 2026, 07:44
Happy Hapsoro, pengusaha dan pemegang saham pengendali PT Raharja Energi Tbk (RAJA).
Istimewa
Happy Hapsoro, pengusaha dan pemegang saham pengendali PT Raharja Energi Tbk (RAJA).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pergerakan saham PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) sempat menjadi perhatian investor di pasar modal. Saham yang tergabung dalam konglomerasi Grup Astra itu menjadi perhatian lantaran gerak sahamnya yang tak biasa dan berbeda dari mayoritas saham Grup Astra. 

Harga saham emiten energi terbarukan Grup Astra ini sebelumnya sempat mencatat lonjakan fantastis hingga 1.213% dan menyentuh level tertinggi Rp 11.825 pada 23 Januari 2026, sebelum akhirnya terkoreksi dalam beberapa pekan terakhir. Di tengah volatilitas tersebut, muncul nama pengusaha Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro dalam daftar pemegang saham di atas 1%.

Berdasarkan data kepemilikan saham di atas 1% yang dirilis Kustodion Sentral Efek Indonesia kepada Bursa Efek Indonesia nama suami Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani, tercatat menggenggam menggenggam hingga 4% saham ARKO. Secara rinci, berdasarkan data yang dirilis KSEI per 27 Februari 2026, Hapsoro miliki sebanyak 59,60 juta saham atau 2,04%. 

Lalu PT Sentosa Bersama Mitra (SBM) perusahaan investasi yang terafiliasi dengan pengusaha Happy Hapsoro, menggenggam hingga 58,99 juta atau sebanyak 2,01%. Jika dikalkulasikan, Hapsoro genggam saham ARKO hingga 118,59 juta atau sebanyak 4,05%.

Selain Hapsoro, pemegang saham terbesar ARKO yakni adalah PT Arkora Bakti Indonesia dengan kepemilikan 1,13 miliar saham atau 38,89%. Selanjutnya, PT Energia Prima Nusantara memiliki 777,48 juta saham atau setara 26,65%. Kemudian PT Bina Pertiwi Energi memegang 144,68 juta saham atau 4,94%.

Adapun PT Star Pacific Tbk menguasai 103,50 juta saham atau 3,53%. Sementara itu, PT Prospera Kapital Investama sebanyak 55,50 juta saham atau 1,90%, PT Tata Tirta Datun sebanyak 47,30 juta saham atau 1,62%, serta ACEI Singapore Holdings Private Ltd. dengan 31 juta saham atau 1,07%.

Apabila melihat perdagangan Selasa (3/3) kemarin, saham ARKO terpantau turun 2,10% ke Rp 7.000. Volume yang diperdagangkan tercatat 1,67 juta dengan nilai transaksi Rp 11,76 miliar dan kapitalisasi pasarnya sebesar Rp 20,50 triliun.

 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...