UOB Kay Hian Punya Saham di 66 Emiten, Ada PTRO, DADA, hingga INRU

Karunia Putri
4 Maret 2026, 19:53
UOB Kay Hian
Katadata
Logo UOB Kay Hian Sekuritas (ilustrasi).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

UOB Kay Hian Private Limited menjadi entitas dengan kepemilikan saham di atas 1% terbanyak di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan data BEI per 27 Februari 2026, perusahaan sekuritas berbasis di Singapura itu tercatat menggenggam saham di 66 emiten.

Mengacu Data Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka di atas 1%, UOB Kay Hian memiliki porsi di bawah 5% di sejumlah emiten. Di antaranya PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar 1,37%, PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) 1,08%, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) 4,69%, serta PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) 4,97%.

Selain itu, terdapat pula sejumlah saham dengan porsi kepemilikan yang besar, seperti PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI) sebesar 71,20%, PT Soho Global Health Tbk (SOHO) 40,03%, PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) 29,95%, PT Citatah Tbk (CTTH) 18,90%, PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) 16,86%, dan PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) 15,84%.

Berikut daftar lengkap 66 emiten yang sahamnya dimiliki UOB Kay Hian Private Limited dengan porsi di atas 1%:

  1. PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS) 4,38%.
  2. PT Arthavest Tbk (ARTA) 1,33%.
  3. PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) 1,41%.
  4. PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) 5,79%.
  5. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) 16,86%.
  6. PT BISI International Tbk (BISI) 1,47%.
  7. PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) 3,06%.
  8. PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) 8,47%.
  9. PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) 2,09%.
  10. PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) 5,92%.
  11. PT Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI) 4,09%.
  12. PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) 4,94%.
  13. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 1,37%.
  14. PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) 1,86%.
  15. PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI) 7,73%.
  16. PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) 1,98%.
  17. PT Cahaya Aero Services Tbk (CASS) 1,60%.
  18. PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) 4,00%.
  19. PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) 2,57%.
  20. PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) 2,93%.
  21. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) 3,13%.
  22. PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI) 71,20%.
  23. PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO) 4,87%.
  24. PT Citatah Tbk (CTTH) 18,90%.
  25. PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) 1,08%.
  26. PT Duta Intidaya Tbk (DAYA) 2,89%.
  27. PT Intiland Development Tbk (DILD) 1,76%.
  28. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) 4,69%.
  29. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) 3,74%.
  30. PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) 1,04%.
  31. PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) 2,24%.
  32. PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) 4,98%.
  33. PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) 2,98%.
  34. PT Globe Kita Terang Tbk (GLOB) 4,15%.
  35. PT Galva Technologies Tbk (GLVA) 4,69%.
  36. PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) 10,18%.
  37. PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) 1,67%.
  38. PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) 7,80%.
  39. PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) 2,27%.
  40. PT Era Graharealty Tbk (IPAC) 4,84%.
  41. PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) 29,95%.
  42. PT Kino Indonesia Tbk (KINO) 3,55%.
  43. PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) 3,42%.
  44. PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) 3,18%.
  45. PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB) 4,51%.
  46. PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR) 8,21%.
  47. PT Multi Indocitra Tbk (MICE) 3,09%.
  48. PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) 4,97%.
  49. PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) 1,49%.
  50. PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) 1,67%.
  51. PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) 4,98%.
  52. PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) 2,21%.
  53. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) 2,36%.
  54. PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) 3,80%.
  55. PT Soho Global Health Tbk (SOHO) 40,03%.
  56. PT Tunas Alfin Tbk (TALF) 4,82%.
  57. PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) 4,24%.
  58. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) 1,12%.
  59. PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) 1,61%.
  60. PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) 3,63%.
  61. PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) 12,97%.
  62. PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) 15,84%.
  63. PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) 1,22%.
  64. PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO) 2,60%.
  65. PT Hatten Bali Tbk (WINE) 7,25%.
  66. PT Mega Perintis Tbk (ZONE) 4,82%.

Dominasi kepemilikan UOB Kay Hian di puluhan emiten tersebut menunjukkan peran aktif investor institusi asing dalam struktur kepemilikan saham perusahaan tercatat di BEI.

Sebelumnya, OJK memerintahkan UOB Kay Hian untuk untuk melakukan pengkinian formulir pembukaan rekening efek sesuai aturan terbaru terkait penerapan program antipencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme dalam waktu 10 hari sejak surat sanksi ditetapkan.  

Hal tersebut menyusul pembekuan izin usaha PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin emisi efek selama satu tahun. Sanksi itu diberikan atas pelanggaran prosedur penjatahan saham saat proses penawaran umum perdana atau IPO PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...