Asing Jual Saham Rp 4 Triliun Saat IHSG Rontok, BMRI, BBRI, ANTM dan ENRG Dilego
Investor asing kabur hingga Rp 4,01 triliun kala Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup anjlok 3,49% ke 7.321 pada perdagangan sesi pertama awal pekan ini, Senin (9/3). Merujuk data Bursa Efek Indonesia asing juga tercatat melakukan pembelian atau net buy hingga Rp 4, 8 triliun. Dengan transaksi itu maka asing tercatat net buy Rp 835 miliar.
Berdasarkan data perdagangan sesi pertama, tekanan jual terbesar pada saham perbankan pelat merah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan net sell sebesar Rp 98,65 miliar dan total transaksi Rp 603,07 miliar. Seiring dengan hal itu, saham BMRI turun 3,41% ke level Rp 4.810.
Kemudian PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatat net sell Rp 89,05 miliar dengan total transaksi Rp 389,31 miliar. Sahamnya juga terperosok hingga 8,17% ke Rp 3.710. Selanjutnya saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) net sell Rp 54,18 miliar dari total transaksi Rp 673,56 miliar, sementara harga sahamnya turun 1,37% ke Rp 1.800.
Lalu asing juga menjual saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan net sell Rp 46,89 miliar dan total transaksi Rp 523,66 miliar. Saham konsumer PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) juga tercatat net sell Rp 19,59 miliar dengan total transaksi Rp 62,85 miliar.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham siang ini sebesar Rp 13,94 triliun dengan volume 31,15 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,61 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG sesi pertama hari ini sebesar Rp 13.187 triliun.
Apabila menilik jauh ke belakang, IHSG sempat tembus all-time high (ATH) pada 20 Januari 2026 lalu ke level 9.134 dengan kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 16.590 triliun. Lalu kini indeks telah manjauh dari level 9.000 dan kapitalisasi pasarnya telah menguap hingga Rp 3.403 triliun sejak level ATH itu.
Dari sebelas sektor yang ada di BEI, seluruhnya di anjlok. Sektor yang mencatat penurunan terbesar yakni bahan baku yang terperosok hingga 5,55%. Adapun saham yang berada di zona merah yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) anjlok 8,17% ke Rp 3.710.
Di sisi lain, bursa saham Asia juga bertengger di zona merah. Indeks Straits Times naik 2,64%, Hang Seng tergelincir 2,42%, Shanghai Composite terkoreksi 0,82%, dan Nikkei rontok 6,50%.
