IHSG Dibuka Turun 0,50% Usai Libur Panjang Lebaran

Nur Hana Putri Nabila
25 Maret 2026, 09:09
ihsg, bursa, saham
Katadata/Fauza Syahputra
Pengunjung berada di dekat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (9/3/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka  merosot 0,50% ke level 7.071 pada perdagangan saham usai libur panjang Lebaran, Rabu (25/3).  Saat dibuka, nilai transaksi IHSG tercatat Rp 1,62 triliun dengan volume yang diperdagangkan tercatat 2,70 miliar dan kapitalisasi pasarnya menjadi Rp 12.511 triliun. 

 Padahal bursa Asia kini seluruhnya berada di zona hijau. Indeks Nikkei di Jepang naik 2,75%, Hang Seng tumbuh 1,02%, Shanghai Composite terangkat 0,92%, dan Straits Times terapresiasi 0,57%. 

Berikut pola pembukaan IHSG usai libur lebaran sepanjang 2020–2025:

TahunSentimen UtamaTanggal PenutupanIHSG PenutupanPerubahan (%)Tanggal PembukaanIHSG PembukaanPerubahan (%)
2020Pandemi Covid-1920 Mei 20204,545-0,06%26 Mei 20204,5450,00%
2021Recovery Covid-1911 Mei 20215,938-0,63%17 Mei 20215,950+0,20%
2022Perang Rusia–Ukraina28 April 20227,228+0,45%9 Mei 20227,154-1,02%
2023Pertumbuhan ekspor komoditas18 April 20236,821+0,50%26 April 20236,8210,00%
2024Pemilu Presiden5 April 20247,286+0,45%16 April 20247,130-2,14%
2025Konflik tarif dagang29 Maret 20256,510+0,59%8 April 20255,914-9,16%

Sumber: Maybank Sekuritas Indonesia

 Anjloknya sahami tengah gejolak konflik AS–Iran yang memasuki pekan keempat dan IHSG sudah anjlok hingga 14,33% dalam sebulan terakhir. 

Adapun Phintraco Sekuritas mengatakan pergerakan IHSG juga sejalan langkah pemerintah untuk efisiensi anggaran, terutama dengan menekan belanja Kementerian dan Lembaga. Hal itu untuk menjaga disiplin fiskal sekaligus memastikan program prioritas tetap berjalan di tengah kenaikan harga minyak dunia.

Pemerintah juga mempertimbangkan kebijakan work from home (WFH) satu hari per minggu atau opsi kerja empat hari bagi ASN dan sektor swasta demi menekan konsumsi BBM. Investor kini menunggu kejelasan arah kebijakan yang akan diambil pemerintah.

Di sisi lain, kenaikan harga LNG berpotensi memberikan keuntungan bagi Indonesia sebagai eksportir. Indonesia memasok LNG ke sejumlah negara utama seperti Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.

Phintraco Sekuritas juga menyebut gejolak harga minyak mentah dan gas mendorong bank sentral global bersiaga penuh terhadap potensi kenaikan inflasi. Pada pekan lalu, Federal Reserve, European Central Bank, Bank of England, Bank of Japan, dan Bank of Canada kompak menahan suku bunga di level masing-masing.

Federal Reserve juga masih memproyeksikan satu kali pemangkasan suku bunga sebesar 25 bps pada tahun ini. Namun, investor tidak lagi memasukkan proyeksi tersebut dalam perhitungan karena meningkatnya kekhawatiran terhadap inflasi.

“IHSG diperkirakan berpotensi melemah dan menguji level support  di 6.800–7.000,” tulis Phintraco dalam analisisnya, Rabu (25/3).  

 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...