Laba KPIG Naik 8,9% Jadi Rp 717 Miliar, Siapkan Sejumlah Ekspansi di 2026
Emiten milik pengusaha Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), membukukan laba bersih sebesar Rp 717,22 miliar sepanjang 2025. Raihan tersebut tumbuh 8,89% dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya yang sebesar Rp 658,62 miliar.
Kenaikan laba ditopang oleh lonjakan pendapatan perseroan yang meningkat 47,45% secara tahunan atau year on year (YoY) dari Rp 1,77 triliun menjadi Rp 2,61 triliun.
Pendapatan tersebut berasal dari sejumlah lini usaha, yakni segmen hotel, resor dan golf sebesar Rp 1,05 triliun, manajemen properti dan jasa lainnya Rp 829,78 miliar, serta apartemen dan properti lainnya Rp 621,82 miliar. Sisa pendapatan sebesar Rp 103,84 miliar berasal dari segmen lain.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, beban pokok pendapatan juga meningkat menjadi Rp 1,5 triliun dari Rp 1,22 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi profitabilitas, perseroan mencatatkan EBITDA sebesar Rp 829 miliar, melonjak 206% secara YoY dengan margin EBITDA mencapai 31,7%. Hingga akhir Desember 2025, total aset KPIG tercatat sebesar Rp 36 triliun, naik tipis dari Rp 35,8 triliun pada akhir 2024. Sementara itu, total liabilitas mencapai Rp 7,2 triliun dan ekuitas sebesar Rp 28,8 triliun.
Sepanjang 2025, KPIG juga berhasil menjual seluruh unit Private Clubhouses (PCH) tahap 1 sebanyak 21 unit dengan total marketing sales mencapai Rp 570 miliar.
Memasuki 2026, manajemen KPIG menyiapkan sejumlah langkah ekspansi untuk mendorong pertumbuhan kinerja. Beberapa proyek yang akan digarap antara lain pembukaan Hyatt Regency Lido Resort (Tower Wing) guna memperkuat pendapatan dari sektor hospitality, food and beverage (F&B) serta event di kawasan KEK MNC Lido City.
Selain itu, perseroan akan melakukan renovasi menyeluruh Hyatt Regency Lido Resort (Lake Wing) yang sebelumnya dikenal sebagai Lido Lake Resort. KPIG juga mengembangkan area family park di Lido Adventure Park untuk memperkaya wahana rekreasi keluarga.
Perseroan turut menargetkan penyelesaian Clubhouse tahap 1 yang dilengkapi fasilitas kelas dunia sebagai katalis pendapatan baru. Di sektor properti, KPIG akan meluncurkan Lido Hill yang mencakup 216 unit hunian mewah sebagai bagian dari Trump Residences, serta Private Clubhouses tahap 2 sebanyak 23 unit.
Di sektor hiburan, KPIG akan mengembangkan amusement park tahap 1 dengan fasilitas retail, dining, and entertainment (RD&E) seluas 6,6 hektare. Perseroan juga berencana menambah fasilitas F&B di Park Hyatt Jakarta untuk memperkuat segmen gaya hidup premium.
Ekspansi lainnya meliputi pengembangan Oakwood Hotel Surabaya, termasuk penambahan fasilitas meeting, incentives, conventions, and exhibitions (MICE), serta proyek Trump International Resort Bali di kawasan Tanah Lot, Tabanan, dengan luas lebih dari 100 hektare.
KPIG juga menargetkan penyelesaian tahap akhir renovasi The Westin Resort Nusa Dua Bali guna memperkuat posisi di segmen hotel premium untuk keluarga, pernikahan, MICE, dan ekosistem event global.
Dalam jangka panjang, perseroan membuka peluang untuk melakukan pencatatan saham di bursa internasional sebagai bagian dari strategi memperluas akses pendanaan global sekaligus meningkatkan visibilitas di pasar internasional.
