Laba Bersih PTBA Anjlok 42% pada 2025, Tertekan Penurunan Harga Batu Bara

Karunia Putri
1 April 2026, 17:45
PTBA
www.ptba.co.id
Alat berat PTBA beroperasi di salah satu kawasan penambangan batu bara (ilustrasi).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Emiten batu bara pelat merah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan laba bersih Rp 2,92 triliun sepanjang 2025. Jumlah tersebut anjlok 42,74% dibandingkan dengan laba bersih perseroan pada 2024 sebesar Rp 5,10 triliun.

Merujuk laporan kinerja keuangan perseroan tahun 2025, PTBA mencatatkan pendapatan yang turun tipis menjadi Rp 42,65 triliun dari Rp 42,76 triliun secara tahunan atau year on year (YoY). Porsi penjualan sampai dengan akhir Desember 2025 bersumber dari penjualan domestik sebesar 54%. Sementara sisanya 46% merupakan ekspor.

Pada akhir periode 2025, lima negara tujuan ekspor terbesar PTBA ditempati oleh Bangladesh, India, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina.

Meski pendapatan perseroan turun tipis, beban pokok pendapatan perseroan justru menebal menjadi Rp 36,39 triliun dari Rp 34,56 triliun secara YoY. Beban umum dan administrasi perseroan juga naik menjadi Rp 2,34 triliun dari Rp 2,07 triliun. Selain itu, beban penjualan dan pemasaran naik menjadi Rp 812,60 miliar dari Rp 789,01 miliar secara tahunan.

Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail mengatakan, kinerja perseroan sepanjang Tahun Buku 2025 tercermin dari pertumbuhan volume produksi dan penjualan yang tetap positif. “Selain itu, realisasi belanja modal yang optimal menjadi fondasi penting dalam mendukung keberlanjutan serta pertumbuhan kinerja operasional perseroan ke depan,” kata Arsal dalam keterangannya, dikutip pada Rabu (1/4). 

Dia menjelaskan, harga jual rata-rata (ASP) PTBA tercatat menurut 6% seiring dengan harga batu bara yang terus menurun pada tahun lalu. Adapun NCI tercatat turun 22% dan ICI-3 turun hingga 16% secara tahunan.

Selain itu, modal kerja atau capital expenditure (capex) perseroan terealisasi sebesar 63% dari target tahunan atau sebesar Rp 4,55 triliun.

Volume produksi batu bara PTBA naik 9% menjadi 47,18 juta ton dari 43,28 juta ton pada tahun sebelumnya. Sementara itu, volume penjualan tercatat sebesar 45,42 juta ton dari 42,89 juta ton atau naik 6% YoY.

Di pasar modal, harga saham PTBA pada petang ini tercatat parkir di level 2.980 per unit, anjlok 6,29%. Kendati demikian, dalam sebulan ini saham PTBA sudah melesat 14,62% dan naik 29% dalam tiga bulan terakhir.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...