Rudy Resmi Jadi Presdir Astra (ASII), Gantikan Djony Bunarto Tjondro
Wakil Presiden Direktur PT Astra International Tbk (ASII), Rudy, resmi ditunjuk menjadi presiden direktur (presdir) Astra yang baru. Dia menggantikan Djony Bunarto Tjondro yang telah menakhodai raksasa otomotif itu sejak 2020.
Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) ASII 2026 yang diselenggarakan di Menara Astra, Jakarta, Kamis (23/4).
Rudy mengatakan, Astra juga mengangkat dua direksi baru, yaitu Siswadi dan Djap Tet Fa.
“Kami tahu Astra selalu forward from within, from internal kita, karena kita tahu bahwa kami dari dalam tentu sudah familiar dengan culture dan sebagainya sehingga kita bisa meneruskan tongkat estafet yang sudah ada,” kata Rudy, Kamis (23/4).
Secara historis, wakil presiden direktur memang memiliki kans untuk menakhodai ASII. Jika menilik RUPST 2019, Djony Bunarto Tjondro kala itu diangkat sebagai wakil presiden direktur ASII yang saat itu posisi pucuk masih diduduki Prijono Sugiarto.
Kemudian, dalam RUPST 16 Juni 2020, ASII menyetujui Djony sebagai presdir yang baru. Posisi Djony menggantikan Prijono yang menjabat presdir Astra International sejak 1 Maret 2010.
Berikut direksi dan komisaris yang ditetapkan lewat RUPS hari ini:
Direksi:
- Presiden Direktur: Rudy
- Direktur: Gidion Hasan
- Direktur: Santosa
- Direktur: Gita Tiffani Boer
- Direktur: FXL Kesuma
- Direktur: Thomas Junaidi Alim W
- Direktur: Hsu Hai Yeh
- Direktur: Siswadi
- Direktur: Djap Tet Fa
Dewan Komisaris:
- Presiden Komisaris: Prijono Sugiarto
- Komisaris Independen: Sri Indrastuti Hadiputranto
- Komisaris Independen: Muliaman Darmansyah Hadad
- Komisaris Independen: Muhamad Chatib Basri
- Komisaris Independen: Pariya Tangtongpairoth
- Komisaris: Anthony John Liddell Nightingale
- Komisaris: Benjamin William Keswick
- Komisaris: Stephen Patrick Gore
- Komisaris: Lincoln Lin Feng Pan
- Komisaris: Lee Liang Whye
Rekam Jejak Rudy
Berdasarkan riwayat hidup yang diunggah di situs Astra.co.id, Rudy adalah warga negara Indonesia yang lahir pada 1971. Ia diangkat sebagai wakil presiden direktur PT Astra International Tbk (ASII) berdasarkan keputusan RUPST pada 8 Mei 2025.
Saat ini, Rudy juga memegang sejumlah posisi strategis di berbagai entitas Grup Astra. Di antaranya sebagai presiden komisaris PT Sedaya Multi Investama dan PT Astra Sedaya Finance, serta; wakil presiden komisaris PT United Tractors Tbk dan PT Toyota Astra Financial Services.
Rudy juga menggenggam posisi komisaris di sejumlah perusahaan seperti PT Astra Tol Nusantara, PT Astra Nusa Perdana, PT Toyota-Astra Motor, PT Menara Astra, PT Astra Daihatsu Motor, dan PT Asuransi Astra Buana.
Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menjabat sebagai presiden direktur PT Asuransi Astra Buana pada 2017–2023; direktur Astra International pada 2024–2025, serta; direktur keuangan PT Astra Agro Lestari Tbk pada 2013–2017.
Sebelumnya, ia juga menjabat direktur keuangan PT Asuransi Astra Buana (2009–2013) dan chief corporate planning Astra International (2007–2009). Sebelum bergabung dengan Grup Astra, Rudy sempat berkarier sebagai investment banking manager di PT Trimegah Sekuritas Indonesia pada 2000.
Adapun Rudy meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti, Master of Applied Finance dari University of Melbourne, Australia, serta menyelesaikan Advanced Management Program di INSEAD, Prancis.
