Danantara Bakal Tambah Investasi di GOTO: Kami Ingin Untung

Nur Hana Putri Nabila
11 Mei 2026, 18:32
CIO of Danantara Indonesia Pandu Sjahrir
Katadata/Nur Hana Putri Nabila
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara Indonesia mengatakan akan menambah investasi di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, pun mengungkap alasan di balik rencana itu.

“Nanti kami lihat lah bagaimana perkembangannya investasi, karena kami melihatnya secara fundamental saja dari sisi investment, kami ingin untung,” ungkap Pandu di kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (11/05).

Pandu pun mengungkap rencana investasi itu untuk memperbesar kepemilikan saham Danantara di GOTO. Namun ia tak merinci target pasti. Saat ini Danantara sudah menggenggam saham GOTO kurang dari 1%. 

“Belum kita pertimbangkan berapa levelnya, tapi kami akan lihat lah nanti situasinya,” kata Pandu.

Sebelumnya Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan GoTo Gojek Tokopedia, R.A. Koesoemohadiani, menyampaikan GOTO memahami Danantara telah melakukan pembelian saham GOTO melalui bursa dengan porsi kurang dari 1% dari total saham beredar. Perseroan  pun menyambut  baik  investasi tersebut. 

"Sebagaimana  juga  investasi dari  seluruh  pemangku  kepentingan lainnya,  sebagai  cerminan  kepercayaan yang  berkelanjutan  terhadap fundamental  usaha,  kinerja,  serta prospek  jangka  panjang  GOTO,"  ucap Koesoemohadiani dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (5/5).

Dia menyebut investasi yang dilakukan oleh pemerintah melalui Danantara itu menjadi dorongan positif bagi GOTO untuk terus menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan. Ia menyatakan perusahaan menjaga prinsip profesional, dan terus berlandaskan pada tata kelola perusahaan yang baik. 

Lebih jauh manajemen GOTO juga merespons aksi Presiden Prabowo Subianto yang telah mengesahkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi. Peraturan ini di antaranya mengatur pembatasan potongan komisi oleh aplikator (ojek online/ojol) menjadi maksimal 8%, turun dari sebelumnya yang mencapai sekitar 20%.

Menurut Koesoemohadiani perusahaan akan tunduk dengan peraturan yang ditetapkan pemerintah. Namun menurut dia, hingga saat ini GOTO belum menerima salinan Peraturan Presiden (Perpres) dimaksud.

Perusahaan menurut dia masih menunggu informasi lengkap terkait ketentuan yang diatur dalam beleid tersebut sebelum melakukan kajian lebih lanjut. Ia juga menyatakan GOTO berkomitmen untuk mematuhi seluruh peraturan yang berlaku serta mengikuti arahan pemerintah.

Perseroan juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan demimemastikan Grup tetap memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya mitra pengemudi dan pelanggan layanan Gojek.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...