BDMN Umumkan Niat Integrasikan Usaha dengan MUFG Indonesia, Efektif 2027
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) berencana mengintegrasikan atau menggabungkan kegiatan operasional usahanya dengan MUFG Bank Ltd Jakarta Branch atau MUFG Indonesia. Aksi korporasi itu ditargetkan efektif pada 2027.
Untuk tujuan tersebut, Danamon dan MUFG Indonesia menandatangani nota kesepakatan pada hari ini, Senin (11/5). Melalui penggabungan itu, Danamon dan MUFG Indonesia ingin mengoptimalkan kekuatan bisnis, keahlian, serta jaringan global dan domestik yang dimiliki masing-masing entitas.
Manajemen BDMN berharap dari aksi tersebut dapat membentuk salah satu institusi finansial global terbesar di Indonesia dengan jangkauan layanan nasabah yang lebih luas.
Selain memperluas layanan keuangan, integrasi itu juga diproyeksikan mampu memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan. Penggabungan usaha itu juga diharapkan mendukung pertumbuhan industri jasa keuangan nasional dan perekonomian Indonesia.
Saat ini, perusahaan mulai menyiapkan proses awal sebelum menandatangani perjanjian definitif pada tahap berikutnya. Nanti, struktur penggabungan usaha akan dituangkan dalam rancangan integrasi yang diajukan kepada regulator, diumumkan kepada publik, hingga meminta persetujuan pemegang saham sesuai ketentuan yang berlaku.
"Integrasi ini tetap tunduk pada persetujuan dari otoritas terkait serta pemegang saham Danamon,” ungkap manajemen dalam keterangannya, Senin (11/5).
Manajemen BDMN memastikan operasional Danamon maupun MUFG Indonesia tetap berjalan normal selama proses integrasi berlangsung. Nasabah tetap dapat bertransaksi dan menggunakan seluruh produk serta layanan finansial seperti biasa.
Manajemen menegaskan tidak ada perubahan pada layanan, jam operasional, maupun jaringan kantor selama proses penggabungan berlangsung.
Selain itu, seluruh hubungan kontraktual dengan mitra usaha, termasuk vendor, kontraktor, perusahaan alih daya, hingga pihak lainnya juga tetap berjalan sesuai perjanjian yang berlaku.
Manajemen menyatakan, apabila proses penggabungan efektif rampung, bank hasil integrasi tetap akan menjadi entitas anak konsolidasian MUFG Bank Ltd.
Rencana penggabungan usaha ini juga disebut sejalan dengan agenda Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong konsolidasi industri perbankan nasional.
"Danamon dan MUFG Indonesia berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh informasi material terkait integrasi akan disampaikan secara tepat waktu melalui kanal komunikasi resmi masing-masing,” tulis manajemen BDMN.
Danamon adalah bank umum swasta yang berdiri sejak 1956 dan menjadi entitas anak konsolidasian MUFG Bank Ltd sejak 2019. Hingga akhir 2025, Danamon membukukan total aset konsolidasian sebesar Rp 275,7 triliun.
Perseroan ditopang jaringan bisnis yang mencakup layanan bank konvensional, unit usaha syariah, serta pembiayaan melalui anak usaha, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance. Danamon juga memiliki basis nasabah mulai dari korporasi, usaha kecil dan menengah (UKM), hingga ritel.
Sementara itu, MUFG Indonesia yang telah beroperasi di Indonesia sejak 1968 mencatatkan total aset Rp207 triliun per akhir 2025. Saat ini, MUFG Indonesia fokus melayani nasabah korporasi besar, termasuk perusahaan Indonesia, Jepang, dan multinasional yang beroperasi di dalam negeri.
