Emiten Happy Hapsoro RAJA Bersiap Stock Split 1:5, Intip Jadwal dan Rencananya
Emiten milik pengusaha Hapsoro Sukmonohadi atau dikenalHappy Hapsoro yaitu PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) berencana melakukan pemecahan nilai saham atau stock split dengan rasio 1:5. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Juni 2026.
Manajemen RAJA menyebutkan aksi korporasi tersebut akan meningkatkan jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh dari 4,22 miliar saham menjadi 21,13 miliar saham.
“Perseroan berencana untuk melaksanakan pemecahan saham (stock split) dengan mempertimbangkan praktik yang lazim di pasar modal serta dalam rangka meningkatkan kualitas perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia,” tulis manajemen RAJA dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (13/5).
Manajemen menjelaskan, alasan melakukan stock split karena harga saham emiten milik suami ketua DPR RI Puan Maharani ini dinilai sudah berada pada level relatif tinggi, yakni Rp 4.170 per saham berdasarkan harga penutupan perdagangan 12 Mei 2026. Harga tersebut membuat nilai investasi minimum untuk satu lot saham RAJA menjadi kurang terjangkau bagi sebagian investor.
Melalui aksi ini, perseroan berharap harga saham menjadi lebih terjangkau tanpa mengubah nilai kapitalisasi pasar perusahaan. Selain meningkatkan keterjangkauan harga saham, RAJA menilai stock split dapat mendorong likuiditas perdagangan saham di pasar. Dengan jumlah saham beredar yang lebih besar, frekuensi dan volume transaksi diharapkan meningkat.
Perseroan juga menargetkan aks ini dapat memperluas basis pemegang saham. Harga saham yang lebih terjangkau dinilai berpotensi menarik partisipasi investor baru sehingga komposisi pemegang saham menjadi lebih luas dan beragam.
Manajemen RAJA menyebut peningkatan likuiditas dan partisipasi investor diharapkan dapat mendukung terciptanya perdagangan saham yang lebih teratur, wajar, dan efisien.
Dalam jangka panjang, perseroan optimistis aksi stock split ini dapat meningkatkan persepsi pasar terhadap saham RAJA dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.
Pada perdagangan bursa, Selasa (12/5), harga saham RAJA ditutup turun tipis 0,95% atau 40 poin ke Rp 4.170. Selama tahun berjalan atau year to date (ytd), harga saham RAJA terkoreksi 31,64%. Namun secara tahunan, sahamnya sudah melonjak 97,63%.
Berikut daftar rencana pelaksanaan stock split dan RUPSLB RAJA:
- Permohonan Persetujuan Prinsip ke BEI: Jumat, 17 April 2026
- Persetujuan Prinsip dari BEI: Selasa, 5 Mei 2026
- Pemberitahuan Kepada OJK Mengenai Rencana Pelaksanaan RUPS (dengan melampirkan Persetujuan Prinsip BEI): Rabu, 6 Mei 2026
- Pengumuman RUPS dan Keterbukaan Informasi Sehubungan Dengan Rencana Pemecahan Saham: Rabu, 13 Mei 2026
- Tanggal Daftar Pemegang Saham Yang Berhak Untuk Hadir Dalam RUPS (Recording Date): Selasa, 26 Mei 2026
- Pemanggilan RUPS: Jumat, 29 Mei 2026
- RUPS: Selasa, 23 Juni 2026
- Pengumuman Ringkasan Risalah RUPS: Rabu, 24 Juni 2026
- Persetujuan Menkumham Terkait Perubahan Anggaran Dasar Sehubungan Dengan Pemecahan Nilai Nominal Saham: Rabu, 8 Juli 2026
- Permohonan Pencatatan Saham Tambahan Ke BEI atas Saham Hasil Pemecahan Saham: Kamis, 9 Juli 2026
- Persetujuan BEI untuk Pencatatan Saham Tambahan Hasil Pemecahan Nilai Nominal Saham: Jumat, 10 Juli 2026
- Pengumuman Jadwal Pelaksanaan Pemecahan Nilai Nominal Saham melalui www.idx.co.id: Jumat, 10 Juli 2026
- Tanggal Akhir Perdagangan Saham Dengan Nilai Nominal Lama di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: Senin, 13 Juli 2026
- Tanggal Akhir Penyelesaian Transaksi Saham dengan Nilai Nominal Lama di Pasar Reguler dan Negosiasi: Rabu, 15 Juli 2026
- Tanggal Akhir Transaksi Saham dengan Nilai Nominal Lama di Pasar Tunai: Lama di Pasar Tunai: Rabu, 15 Juli 2026
- Tanggal Penentuan Daftar Pemegang Saham dan Rekening Efek yang Berhak atas Saham Hasil Pemecahan Saham (Recording Date): Rabu, 15 Juli 2026
- Tanggal Distribusi Saham dengan Nilai Nominal Baru: Kamis, 16 Juli 2026
- Awal Perdagangan Saham dengan Nilai Nominal Baru di Pasar Reguler, Negosiasi dan Tunai: Kamis, 16 Juli 2026
