5 Fakta IPO RS Lasik JEC (JECX), Bidik Rp 683 M hingga Janji Bagikan Dividen 50%

Karunia Putri
22 Juni 2026, 12:34
Initial Public Offering (IPO) atau penawaran saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI)
vecteezy.com/ecaterina tolicova
Initial Public Offering (IPO) atau penawaran saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Satu lagi emiten sektor kesehatan bersiap meramaikan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juli 2026. PT Nitrasanata Dharma Tbk yang terkenal sebagai rumah sakit dan klinik layanan lasik mata akan melaksanakan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan kode saham JECX.

Perseroan dijadwalkan mencatatkan sahamnya di BEI pada 7 Juli 2026. JECX merupakan perusahaan induk yang mengelola jaringan layanan kesehatan mata JEC Eye Hospitals & Clinics.

Rumah sakit ini menjadi salah satu penyedia layanan kesehatan mata terbesar di Indonesia. Perusahaan berdiri pada 1 Februari 1984 dengan nama Klinik Mata Jakarta (KMJ).

Seiring perkembangan layanan, perusahaan berganti nama menjadi Jakarta Eye Center (JEC) pada 1993 dan berkembang menjadi rumah sakit khusus mata yang didukung teknologi medis modern.

Untuk memperluas jangkauan layanan, JEC terus melakukan ekspansi. Pada 2012, perusahaan membangun gedung rumah sakit berkonsep hospitel dan green building di Kedoya, Jakarta Barat.

Selanjutnya, sejak 2015 perseroan memperluas jaringan melalui pembukaan klinik dan rumah sakit baru serta melakukan merger, akuisisi dan kemitraan strategis.

Ekspansi tersebut menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali hingga Sulawesi. Melalui strategi tersebut, JEC kini berkembang menjadi jaringan layanan kesehatan mata yang terintegrasi dengan cakupan nasional.

Perseroan memiliki visi untuk meningkatkan kualitas penglihatan dan kualitas hidup masyarakat. Untuk mewujudkannya, JEC berkomitmen memberikan layanan klinis berstandar internasional, menghadirkan pengalaman terbaik bagi pasien, memanfaatkan teknologi medis terkini, serta meningkatkan kompetensi dokter dan tenaga kesehatan melalui riset dan pendidikan.

Berikut 5 Fakta IPO RS Lasik Mata JEC (,JECX) 

Harga IPO JECX

Dalam penawaran perdana ini, JECX menetapkan kisaran harga saham sebesar Rp 1.200-Rp 1.400 per saham. Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 22-24 Juni 2026.

Mengacu pada prospektus, perseroan menawarkan sebanyak 487,98 juta saham atau setara 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Jumlah tersebut terdiri atas 325,32 juta saham baru yang diterbitkan perseroan atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Selain itu, terdapat 162,66 juta saham divestasi milik pemegang saham penjual Waldensius Girsang, yang mewakili 5% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Apabila seluruh saham terserap, perseroan berpotensi meraih dana hingga Rp 683,17 miliar. Nilai tersebut terdiri atas Rp 455,45 miliar dari penerbitan saham baru dan Rp 227,72 miliar dari penjualan saham divestasi.

Perseroan menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam aksi korporasi tersebut.

Janji Bagikan Dividen 50% dari Laba

Usai melantai di bursa, JECX berjanji membagikan dividen tunai kepada pemegang saham dengan rasio maksimal 50% dari laba bersih setelah penyisihan cadangan wajib.

Meski begiu, besaran dividen tetap mempertimbangkan kondisi keuangan dan kebutuhan pengembangan usaha. Keputusan final akan ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sesuai ketentuan dalam anggaran dasar perseroan.

Dana IPO Digunakan untuk Bayar Utang dan Ekspansi

Manajemen JECX menjelaskan dalam prospektus, dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi bisnis. Rinciannya, sebanyak Rp 40 miliar akan digunakan untuk mempercepat pelunasan sebagian pokok pinjaman kepada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Selanjutnya, Rp 100 miliar dialokasikan untuk pembayaran sebagian pinjaman kepada PT Bank HSBC Indonesia. Perseroan juga akan menyuntik modal kepada anak usaha PT Nitra Sanata Bali (NSB) senilai sekitar Rp 93,59 miliar. Dana tersebut akan digunakan sebagai modal kerja, termasuk pembayaran sewa lahan dan operasional.

Selain itu, JECX akan memberikan pinjaman sebesar Rp 100 miliar kepada PT Orbita dan Rp 35 miliar kepada PT JEC Candi Sejahtera. Kedua anak usaha tersebut akan menggunakan dana untuk membayar sebagian pinjaman kepada BCA.

Sisa dana IPO akan digunakan sebagai modal kerja, antara lain untuk membiayai operasional perusahaan, termasuk gaji dan tunjangan karyawan hingga akhir 2027.

Laba Bersih Tumbuh 13,45% Tahun Buku 2025

Berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2025, perseroan membukukan laba bersih Rp 73,76 miliar, naik 13,45% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 65,01 miliar.

Pendapatan juga meningkat menjadi Rp 926,76 miliar, dari Rp 887,71 miliar pada 2024.

Hingga akhir 2025, total aset perseroan mencapai Rp 1,45 triliun, dengan total liabilitas sebesar Rp 640,33 miliar.

Jadwal IPO dan Susunan Manajemen

JECX akan memulai proses IPO melalui masa penawaran awal pada 22-24 Juni 2026. Perseroan menargetkan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 Juni 2026. berikut jadwal lengkap IPO peseroan:

Jadwal IPO jECX

  • Masa Penawaran Awal: 22 – 24 Juni 2026 
  • Tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan: 29 Juni 2026 
  • Masa Penawaran Umum: 1 – 3 Juli 2026 
  • Tanggal Penjatahan: 3 Juli 2026 
  • Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik: 6 Juli 2026 
  • Tanggal Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia: 7 Juli 2026 

Manajemen 

Direksi: 

  • Direktur Utama: Johan A.M.M. Hutauruk 
  • Direktur: Tjahjono 
  • Direktur: Titin Prihatiningsih 
  • Direktur: Budi Djatmiko 
  • Direktur: Ngo Adrian Dewan 

Komisaris: 

  • Komisaris Utama: Darwan Madja Purba 
  • Komisaris: Admar Anwar 
  • Komisaris: Agus Hermawan 
  • Komisaris: Jusup Halimi 
  • Komisaris Independen: Yustina Peniyanti Jap 
  • Komisaris Independen: Heri Sunaryadi

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...