Nama-Nama Tenar di Balik IPO RANS, Ada Bos BP BUMN Dony Oskaria hingga Kaesang

Karunia Putri
23 Juni 2026, 10:15
RANS
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.
Putra bungsu Presiden ketujuh RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Rans Entertainment Indonesia tengah bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Calon emiten milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu dijadwalkan mencatatkan saham dengan kode RANS.

Merujuk prospektus ringkas IPO RANS, ada sederet nama besar yang menjadi pemegang saham RANS. Sebelum IPO, kepemilikan saham RANS didominasi oleh pendiri perusahaan, Raffi Ahmad. Dia menguasai 7,935 miliar saham atau 78,68% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

Pemegang saham terbesar kedua adalah anak usaha Grup Emtek yaitu PT Indonesia Entertainment Grup dengan kepemilikan 911,5 juta saham atau 9,04%. Berikutnya, Soultan Ariq Rachman memiliki 345,5 juta saham atau setara 3,43%.

Lalu ada nama Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, yang memiliki 345,25 juta saham atau setara 3,42%. Sementara Sutanto Hartono menggenggam 144 juta saham atau setara 1,43%, dan Nagita Slavina memiliki 124,75 juta saham atau setara 1,24%.

Selain itu, anak bungsu Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) yaitu Kaesang Pangarep menguasai 115,25 juta saham atau 1,14%. Di bawahnya ada nama Hikmat Janika dengan 86,25 juta saham atau setara 0,86%, serta PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi sebanyak 76,75 juta saham atau setara 0,76%.

Jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh sebelum IPO mencapai 10,084 miliar saham. Setelah IPO, jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh meningkat menjadi 12,609 miliar saham. Kepemilikan masyarakat mencapai 20,02% dari total saham setelah penawaran umum.

Adapun kepemilikan Raffi Farid Ahmad turun menjadi 62,93%. Sementara PT Indonesia Entertainment Grup berkurang menjadi 7,23%.

Porsi kepemilikan saham Soultan Ariq Rachman dan Dony Oskaria masing-masing terdilusi menjadi 2,74%. Kepemilikan Sutanto Hartono juga turun menjadi 1,14%, Nagita menjadi 0,99%, Kaesang Pangarep menjadi 0,91%, Hikmat Janika menjadi 0,68%, dan PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi menjadi 0,61%.

Mengutip web resmi e-IPO, perseroan menawarkan sebanyak 2,52 miliar saham ke publik saat melantai di bursa nanti. Dalam penawaran perdana ini, RANS menetapkan kisaran harga saham sebesar Rp 135 - Rp 170 per saham. Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 23 Juni 2026 - 25 Juni 2026.

Apabila seluruh saham terserap, perseroan berpotensi menghimpun dana segar hingga Rp 429,25 miliar. Perseroan menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter) dalam aksi korporasi tersebut.

RANS adalah perusahaan yang bergerak di bidang media dan hiburan, pengelolaan hak kekayaan intelektual atau intellectual property (IP), serta perusahaan induk (holding company). Perseroan mengelola berbagai bisnis yang terintegrasi dalam ekosistem media, hiburan, IP, penyelenggaraan acara, dan sejumlah usaha pendukung melalui entitas anak maupun investasi strategis.

Model bisnis perusahaan dikembangkan sebagai platform hiburan berbasis IP dan distribusi audiens. Melalui pendekatan tersebut, setiap lini usaha saling terhubung dan mendukung satu sama lain dalam menciptakan nilai ekonomi bagi grup usaha.

Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada 2018. Awalnya RANS berkantor pusat di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Sejak Februari 2025, perusahaan itu berkedudukan di RANS Office Building, kawasan BSD City, Tangerang Selatan, yang menjadi pusat operasional berbagai unit bisnis di bawah naungan RANS Entertainment. 

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...