Amunisi Baru Emiten Prajogo (TPIA) Genggam Proyek Waste to Energy Danantara

Nur Hana Putri Nabila
14 Juli 2026, 09:54
Chandra Asri
Chandra Asri
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Konglomerat Prajogo Pangestu memperluas gurita bisnisnya ke sektor pembangkit listrik berbasis pengolahan sampah atau waste-to-energy (WTE), Prajogo kini ikut ambil bagian di proyek WtE yang tengah dijalankan Badan Pengelola Investasi (BPI) Badan Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia.  

Aksi itu melalui entitas usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), yakni PT Chandra Waste Energy. Nantinya perusahaan tersebut akan menggenggam kawasan WTE di wilayah Serang Raya bersama konsorsiumnya, Masa Depan Energi Indonesia.

PT Danantara Investment Management (DIM) bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) sebelumnya menetapkan mitra terpilih untuk pengembangan dan pengelolaan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Tahap II. Seleksi itu juga menetapkan delapan lokasi yang tersebar di 20 kabupaten/kota, dengan status penetapan yang masih bersifat bersyarat hingga seluruh persyaratan pengadaan dipenuhi.

Proses seleksi tersebut menarik minat sejumlah perusahaan pengelola limbah dan WtE dunia. Dari 85 daftar penyedia terseleksi (DPT) yang diumumkan sebelumnya, sebanyak 68 proposal masuk untuk memperebutkan delapan proyek. 

Masing-masing lokasi kini telah memiliki mitra terpilih dan mitra cadangan. Para mitra terpilih itu selanjutnya akan menerima conditional letter of award (CLoA) sebelum ditetapkan secara final. Selain Chandra Waste Energy milik Prajogo juga ada sederet perusahaan lokal lain yang menjadi mitra pengembangan proyek WtE. 

Daftar Mitra Terpilih Proyek WtE Danantara Tahap II: 

  1. Medan Raya: SUEZ-IAN Consortium (SUEZ Insan Asia) 
  2. Kabupaten Bekasi: Consortium Everbright Cemerlang Energy (Everbright Harmoni) 
  3. Lampung Raya: Bumi Biru Indonesia (SUS Indoplas) 
  4. Serang Raya: Masa Depan Energi Indonesia (Chandra Waste Energy BGE) 
  5. Semarang Raya: Veolia Environmental Services Asia Pte. Ltd. (Veolia) 
  6. Surabaya Raya: Consortium Mentari Citra Lestari (Bakrie Power SUS) 
  7. Bogor Raya 2: MPM-CEVIA Consortium (Mega Power CEVIA) 
  8. Yogyakarta Raya: Cakra Energi Lestari Consortium (Pertamina NRE Tianjin CITICC).

Chief Executive Officer DIM, Pandu Sjahrir, menilai tingginya partisipasi perusahaan global mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap pengembangan infrastruktur lingkungan di Indonesia.

"Keterlibatan perusahaan-perusahaan waste to energy terkemuka dunia menunjukkan bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai tujuan investasi. Kami melihat ini sebagai peluang untuk mempercepat transfer teknologi, membangun kapasitas nasional, dan memperkuat ekosistem industri pengelolaan sampah di Indonesia," ujar Pandu dalam keterangannya, Senin (13/7). 

Menurut DIM, pelaku usaha nasional juga menunjukkan peran yang semakin besar dalam proses seleksi. Empat dari delapan konsorsium pemenang dipimpin perusahaan Indonesia, sedangkan masing-masing dua konsorsium dipimpin perusahaan asal Prancis dan Cina. Seluruhnya menggandeng mitra teknologi internasional untuk mendukung implementasi proyek dan transfer teknologi.

Director Investment DIM sekaligus Chief Executive Officer Denera, Fadli Rahman mengatakan, proses seleksi dilakukan dengan mengacu pada prinsip tata kelola yang baik dan praktik terbaik internasional. 

"Penilaian mencakup aspek kredensial proyek PSEL, kemampuan finansial, kecepatan implementasi, aspek strategis dan pengelolaan risiko, hingga komitmen jangka panjang. Kami juga menunjuk penasihat teknis, hukum, dan komersial independen untuk menjaga independensi proses seleksi," kata Fadli. 

Setelah menerima CLoA, masing-masing mitra diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan sebelum memperoleh final letter of award. Di antaranya penyusunan studi kelayakan, finalisasi struktur proyek, pembentukan perusahaan patungan (joint venture company), penyelesaian dokumen komersial, dan memperoleh persetujuan pembiayaan.



add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...