Daftar Saham Indeks LQ45 Terbaru: SMGR dan TOWR Terdepak

Karunia Putri
27 Juli 2026, 22:15
indeks lq45, bursa, saham, bei
ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/tom.
Pekerja membersihkan lantai di depan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (28/6/2024).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Bursa Efek Indonesia (BEI) merombak susunan konstituen indeks LQ45 setelah melakukan evaluasi berkala. Dalam pengumuman pada Senin (27/7), BEI memasukkan dua saham baru, yakni PT Indika Energy Tbk (INDY) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), ke dalam indeks berisi 45 saham paling likuid di pasar modal Indonesia.

Sebagai konsekuensinya, dua emiten harus keluar dari indeks, yakni PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Susunan baru indeks LQ45 tersebut akan berlaku efektif mulai 3 Agustus hingga 30 Oktober 2026. 

Indeks LQ45 merupakan indeks saham yang menghimpun 45 emiten dengan tingkat likuiditas tertinggi di pasar modal Indonesia. Nama LQ45 sendiri merupakan singkatan dari Liquid 45,  dipilih  berdasarkan volume perdagangan yang tinggi dan kapitalisasi pasar yang besar.

Selain perubahan komposisi, evaluasi kali ini juga mengubah bobot sejumlah saham di dalam indeks. Beberapa emiten mencatat kenaikan bobot yang cukup signifikan, sementara sebagian lainnya mengalami penurunan.

Di antara saham yang bobotnya meningkat adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dari 3,84% menjadi 4,82%, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dari 10,46% menjadi 10,91%, PT Chandra Asri Pacific Tbk (BRPT) dari 2,96% menjadi 3,13% serta PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dari 0,84% menjadi 1,10%.

Sebaliknya, beberapa saham berbobot besar justru mengalami penurunan. Bobot PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun dari 16,79% menjadi 15%, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dari 13,71% menjadi 13,23%, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dari 8,14% menjadi 7,34%, serta PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dari 1,40% menjadi 1,34%.

Sementara itu, INDY dan NCKL langsung masuk sebagai konstituen baru dengan bobot masing-masing 0,25% dan 0,46%.

Berikut Daftar Terbaru Indeks LQ45 Terbaru:

Kode EmitenRasio Free FloatBobot Pra EvaluasiBobot Pasca EvaluasiKeterangan
AADI18,62%0,90%0,91%Naik
ADMR11,90%0,50%0,53%Naik
ADRO26,37%1,40%1,34%Turun
AKRA32,53%0,61%0,64%Naik
AMMN22,76%3,84%4,82%Naik
AMRT40,89%1,59%1,66%Naik
ANTM34,84%1,70%1,79%Naik
ASII43,51%5,87%6,10%Naik
BBCA42,44%16,79%15,00%Turun
BBNI38,63%3,42%3,56%Naik
BBRI42,57%13,71%13,23%Turun
BBTN35,09%0,41%0,43%Naik
BMRI38,91%10,46%10,91%Naik
BRPT26,90%2,96%3,13%Naik
BUMI43,25%1,86%2,04%Naik
CPIN34,09%1,22%1,28%Naik
CUAN18,68%0,84%1,10%Naik
DEWA49,83%0,79%0,66%Turun
EMTK22,36%0,58%0,51%Turun
ESSA57,26%0,40%0,44%Naik
EXCL29,28%0,93%0,94%Naik
GOTO70,09%2,69%2,77%Naik
HRTA28,40%0,17%0,18%Naik
ICBP19,44%1,07%1,12%Naik
INCO20,38%0,72%0,75%Naik
INDF48,25%1,94%2,03%Naik
INDY27,71%0,25%Baru
INKP40,06%1,12%1,17%Naik
ISAT16,33%0,67%0,71%Naik
ITMG32,19%0,61%0,61%Tetap
JPFA40,58%0,67%0,70%Naik
KLBF38,14%0,86%0,90%Naik
MAPI48,87%0,81%0,85%Naik
MBMA26,20%1,02%1,05%Naik
MDKA47,80%2,15%2,25%Naik
MEDC21,89%0,56%0,53%Turun
NCKL11,91%0,46%Baru
PGAS43,03%1,07%1,12%Naik
PGEO11,06%0,31%0,33%Naik
PTBA32,76%0,61%0,64%Naik
SCMA10,54%0,11%0,11%Tetap
TLKM40,38%8,14%7,34%Turun
UNTR33,97%2,20%2,24%Naik
UNVR14,03%0,59%0,62%Naik
WIFI37,64%0,28%0,28%Tetap

(Sumber: data BEI)

BEI juga menyampaikan jumlah saham yang digunakan dalam perhitungan indeks dapat kembali disesuaikan sebelum tanggal efektif apabila terjadi aksi korporasi, seperti stock split, reverse stock, right issue, pembagian saham bonus maupun dividen saham.

Dengan begitu bobot masing-masing saham masih berpotensi berubah sebelum susunan baru LQ45 resmi berlaku.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...