IHSG Berpeluang Naik Awal Pekan, Saham ASII, SRTG dan INDY jadi Rekomendasi
Indeks Harga Saham Gabungan (" target="_blank">IHSG) berpotensi naik pada perdagangan Selasa (18/8). Seiring dengan itu, analis merekomendasikan saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) serta PT Indika Energy Tbk (INDY).
Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menyatakan IHSG masih berpotensi melanjutkan tren naik menuju Rp 6.545 seiring rebound yang terjadi pada Jumat (14/8) yang membawa posisi IHSG kembali mendekati resistance internal di Rp 6.422.
Kendati demikian, Ivan mengatakan konsolidasi untuk koreksi lanjutan bisa terjadi jika IHSG tetap berada di bawah level 6.422. “Indikator MACD menunjukkan adanya momentum netral,” tulis Ivan dalam risetnya dikutip Selasa (18/8).
Dia memperkirakan level support IHSG berada di level 6.194, 6.092, 6.025 dan 5.887 sementara level resistance di level 6.422, 6.545, 6.700 dan 6.835.
Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.
Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.
Untuk perdagangan hari ini, Ivan merekomendasikan saham PT Astra International Tbk (ASII) dengan target harga ke Rp 4.920, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan target harga ke Rp 3.760.
Lalu PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dengan target harga ke Rp 1.580, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan target harga ke level 2.880 serta PT United Tractors Tbk (UNTR) dengan target harga ke Rp 25.100.
Sementara itu, tim riset BRI Danareksa memproyeksikan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan support di level 6.200–6.280 dan resistance penting di 6.400 - 6.455.
Menurutnya, secara teknikal IHSG masih berada dalam short-term bullish structure dan bertahan di atas MA20, sehingga peluang menguji 6.455 masih terbuka. Breakout di atas 6.455 akan menjadi konfirmasi penguatan lanjutan dengan target berikutnya di 6.568–6.716.
Sementara itu, fokus pasar pekan ini tertuju pada RDG BI yang diperkirakan mempertahankan BI Rate 5,75% serta FOMC Minutes untuk melihat arah kebijakan The Fed ke depan.
Tim riset BRI Danareksa merekomendasikan saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) serta PT Indika Energy Tbk (INDY).
