Pertumbuhan Pembiayaan EV BCA (BBCA) Melonjak 2 Kali Lipat, Ini Penopangnya

Karunia Putri
19 Agustus 2026, 14:38
BCA
Fauza Syahputra|Katadata
Logo Bank BCA (ilustrasi).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA mencatatkan kenaikan porsi pertumbuhan pembiayaan electric vehicle (EV) alias kendaraan listrik hampir dua kali lipat terhadap total portofolio perusahaan secara year to date (ytd) 2026.

Presiden Direktur BCA Finance Petrus Karim menyatakan porsi pertumbuhan pembiayaan EV terhadap total portofolio perusahaan mencapai 15% ytd dibandingkan pembiayaan EV pada tahun sebelumnya sebesar 7%. Dia menjelaskan, peningkatan tersebut sejalan dengan pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik di industri multifinance yang kini lebih tinggi dibandingkan kendaraan konvensional.

"Di BCA tahun lalu 7%, tahun ini sudah 15% kurang lebih begitu. Pertumbuhan EV lebih besar daripada pertumbuhan ICE (internal combustion engine)," ujar Petrus dalam acara Konferensi Pers BCA Expo 2026, Rabu (19/8).

Menurut dia, pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik juga didorong oleh semakin banyaknya merek dan pilihan kendaraan listrik yang tersedia di pasar.

Tren tersebut tercermin dalam data Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman mengungkapkan, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik oleh perusahaan multifinance pada Juni 2026 mencapai Rp 24,60 triliun. Nilai tersebut tumbuh 34,70% secara tahunan atau year on year (YoY). OJK memperkirakan pembiayaan kendaraan listrik masih dapat tumbuh positif hingga akhir 2026.

Pertumbuhan tersebut berbanding terbalik dengan pembiayaan mobil secara umum. Pada periode yang sama, penyaluran pembiayaan mobil baru dan mobil bekas oleh perusahaan multifinance justru terkontraksi 3,25% YoY menjadi Rp 230,47 triliun. Data tersebut menunjukkan adanya pergeseran dalam pasar pembiayaan kendaraan. Ketika pembiayaan mobil baru dan bekas secara keseluruhan masih mengalami tekanan, pembiayaan kendaraan listrik justru mencatat pertumbuhan dua digit.

"Pada Juni 2026, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik oleh multifinance tumbuh 34,70% YoY menjadi Rp 24,60 triliun dan diperkirakan dapat tumbuh positif hingga akhir 2026," kata Agusman.

Petrus mengatakan, BCA juga melihat pertumbuhan kendaraan listrik yang lebih tinggi dibandingkan kendaraan bermesin konvensional. Namun, dia belum memberikan nilai nominal pembiayaan EV yang disalurkan BCA sepanjang tahun ini.

Di tengah pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik, pemerintah juga tengah mendorong adopsi EV melalui berbagai kebijakan, termasuk rencana pemberian insentif uang muka atau down payment (DP) 0% untuk pembelian kendaraan listrik. Namun, BCA belum dapat memastikan seberapa besar kebijakan tersebut akan berdampak terhadap pertumbuhan pembiayaan EV.

Petrus menyebut perusahaan masih mempelajari kebijakan tersebut dan belum dapat memberikan proyeksi mengenai dampaknya terhadap bisnis pembiayaan kendaraan listrik. "Kami belum bisa berkomentar apa-apa karena ini juga baru. Kami masih mempelajari. Yang pasti, BCA sebagai bank yang cukup besar pasti akan mendukung program-program pemerintah," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membocorkan sejumlah insentif untuk sepeda motor listrik. Prabowo mengatakan, pemerintah akan memberikan insentif untuk menekan bunga cicilan pembelian motor listrik. Menurut dia, kebijakan tersebut ditujukan untuk membuat motor listrik lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Kemudian kami usahakan (beli sepeda motor listrik) tidak pakai DP,” kata Prabowo ketika meresmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) Kamis (13/8).

BCA Gelar Expo, Cek Promo KPR hingga Kredit Sepeda Motor

Pertumbuhan pembiayaan kendaraan menjadi salah satu fokus BCA dalam penyelenggaraan BCA Expo 2026. Ajang tahunan tersebut menawarkan berbagai promo dan solusi finansial, mulai dari KPR, kredit kendaraan hingga kebutuhan perjalanan dan gaya hidup.

Direktur BCA Haryanto T Budiman mengatakan, akan ada bunga spesial yang akan diumumkan pada hari pembukaan BCA Expo di 21 Agustus 2026. “Yang pasti bunganya spesial,” kata dia.

BCA Expo 2026 akan dibuka secara offline di Surabaya pada 21-23 Agustus. Setelah itu, pameran digelar di Malang, Semarang, Jabodetabek, Medan, Bandung dan Denpasar. Sementara BCA Expo secara online berlangsung pada 21 Agustus hingga 31 Oktober 2026.

Dalam BCA Expo, perseroan menawarkan bunga khusus KPR, promo kredit kendaraan bermotor serta potongan biaya administrasi. Untuk pembelian mobil baru jenis passenger car, BCA memberikan potongan biaya administrasi hingga Rp 900 ribu. Sementara kredit sepeda motor menawarkan potongan biaya administrasi Rp 200 ribu. Hingga Cashback sampai Rp 2 juta.

Khusus BCA Expo di Jabodetabek, acara tersebut akan diikuti 24 grup pengembang properti dan lebih dari 145 pengembang dengan sekitar 390 proyek. BCA juga menghadirkan 28 merek mobil dan 24 merek sepeda motor.

Sejumlah merek kendaraan listrik juga berpotensi menjadi perhatian dalam pameran tersebut, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap EV dan pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik yang melampaui kendaraan konvensional.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...