Aksi Ganti Pengendali DOOH, Ada Jejak Hashim Djojohadikusumo di Baliknya?

Nur Hana Putri Nabila
19 Agustus 2026, 14:56
DOOH
Katadata/Zahwa Madjid
Manajemen PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) menyaksikan pencatatan saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/5/2023).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) kini memiliki wajah baru di kursi pengendali. PT Sinergi Internasional Investama (SII) resmi menggenggam 51% saham perseroan setelah menuntaskan transaksi akuisisi pada 30 Juli 2026. 

PT Sinergi Internasional Investama mengambil alih 3,94 miliar saham DOOH dari PT Prambanan Investasi Sukses dengan harga Rp 50 per saham dan total nilai transaksi mencapai Rp 197,34 miliar. 

Direktur Utama Era Media Sejahtera, Vicktor Aritonang menuturkan, sejak penyelesaian transaksi tersebut, SII efektif menjadi pemegang saham pengendali perseroan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berikut struktur pemegang saham sebelum dan sesudah aksi korporasi itu:

Pemegang SahamSebelum – Jumlah Saham (lembar)Sebelum (%)Sesudah – Jumlah Saham (lembar)Sesudah (%)
PT Sinergi Internasional Investama (SII)--3.946.835.00051,00
PT Prambanan Investasi Sukses5.114.342.41266,091.167.507.41215,09
Masyarakat (Non Warkat)2.624.548.62433,912.624.548.62433,91
Total7.738.891.036100,007.738.891.036100,00

Sumber: Keterbukaan informasi BEI

Manajemen SII mengatakan, akuisisi DOOH menjadi bagian dari strategi investasi sekaligus pengembangan usaha. SII akan mempertahankan dan mengembangkan bisnis yang telah berjalan dengan menjalankan fungsi pengendalian hingga pengawasan strategis, dengan memanfaatkan manajemen, sumber daya, kompetensi, jaringan usaha, dan operasional yang sudah dimiliki DOOH.

Selain itu, SII berencana meningkatkan kinerja operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, mengoptimalkan aset dan sumber daya, serta meningkatkan efektivitas strategi bisnis demi menopang pertumbuhan DOOH secara berkelanjutan.

Di balik SII, Tinawati tercatat sebagai pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner (UBO) dari pengendali baru DOOH. Ia menguasai 99,90% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh PT Sinergi Internasional Investama. Menariknya, Tinawati sebelumnya muncul dalam struktur kepemilikan PT Investasi Sukses Bersama (ISB).

Pada akhir Desember 2024, Tinawati menjual 45% saham ISB kepada PT Arsari Sentra Data, perusahaan milik Hashim S Djojohadikusumo. Transaksi itu membuat Hashim menggenggam mayoritas saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge. 

Saat ini, adik Presiden Prabowo Subianto itu pun tercatat sebagai Komisaris Utama di WIFI. Tinawati bahkan menjadi pemilik manfaat akhir di emiten genggaman Hashim itu. 

Selain itu, apabila menilik profil PT Sinergi Internasional Investama (SII), perusahaan ini masih terbilang baru berdiri. SII tercatat memiliki kegiatan usaha di bidang perdagangan, konsultasi manajemen dan bisnis, periklanan, serta aktivitas perusahaan induk. 

Hingga pengumuman pengambilalihan diterbitkan, SII baru menjalankan fungsi sebagai perusahaan induk dan belum menjalankan kegiatan usaha secara komersial.

Berdasarkan Akta Pendirian Nomor 6 tanggal 17 Juli 2026, SII beralamat di Jalan Tiang Bendera V Nomor 20, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat 11230. Alamat tersebut merupakan alamat kantor Surge Plaza milik PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge.

Penulis Katadata telah meminta konfirmasi kepada Direktur Utama Surge, Yune Marketatmo, terkait kesamaan alamat SII dengan kantor WIFI, hingga dugaan afiliasi SII dalam aksi pengambilalihan DOOH. Namun belum ada tanggapan dari Yune hingga berita ini ditayangkan.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...