Menteri Perumahan Maruarar Sirait Jual Habis Kepemilikan Saham di Emiten COCO

Nur Hana Putri Nabila
3 September 2026, 08:17
Maruarar Sirait
ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/wsj.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (tengah) didampingi Tenaga Ahli Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Pahala Nainggolan (kiri) dan Jubir KPK Budi Prasetyo (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai audiensi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait telah menjual habis kepemilikan saham di PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO). Berdasarkan data pemegang saham 1% yang diterbitkan Bursa Efek Indonesia (BEI) per 31 Agustus 2026, nama Maruarar Sirait hilang.

Pada daftar baru kepemilikan saham, COCO terdapat nama Mahogany Global Investment sebagai pemegang saham mayoritas, memiliki 7,42 miliar saham atau 52.16% dan DBS Bank 697,77 juta saham atau setara 4,90%.  Apabila menilik data pemegang saham Juli 2026 lalu, menteri yang juga kader Partai Gerindra itu sempat menggenggam 200 juta saham atau setara 1,40% saham COCO. 

Dari lantai bursa, saham COCO berada di Rp 120 dengan kapitalisasi pasarnya Rp 1,71 triliun per 2 September 2026. Dalam sebulan terakhir, saham COCO terpantau melonjak 14,29% dan 20% dalam seminggu. Namun secara year to date (ytd) anjlok 64,29% dan terperosok hingga 59,18% dalam tiga bulan terakhir. 

Sebelum Maruarar melepas kepemilikannya, COCO lebih dulu menggelar aksi korporasi berupa penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Dalam aksi itu, COCO menetapkan harga pelaksanaan Rp 120 per saham dengan rasio satu saham lama memperoleh tiga HMETD. Perseroan menerbitkan maksimal sekitar 10,67 miliar saham baru dan potensi dana yang dihimpun mencapai sekitar Rp 1,28 triliun.

Sebagian besar dana rights issue, sekitar Rp 1,17 triliun, dialokasikan untuk mengakuisisi PT Sari Murni Abadi, pemilik merek Momogi. Sisanya akan digunakan untuk memperkuat modal kerja perseroan.

Pengendali COCO, Mahogany Global Investment, menyatakan akan mengeksekusi seluruh haknya sekaligus menjadi pembeli siaga hingga sekitar 4,3 miliar HMETD. Aksi ini juga disertai penerbitan maksimal sekitar 355,9 juta waran dengan harga pelaksanaan Rp 800 per saham.

Pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya dalam rights issue bakal terdilusi kepemilikannya hingga 75% setelah seluruh HMETD dilaksanakan. Tingkat dilusi dapat meningkat menjadi maksimal 75,61% apabila seluruh HMETD dan Waran Seri I dieksekusi.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...