Amman Mineral (AMMN) Disebut Incar Dana Rp 17,6 Triliun Lewat IPO di Hong Kong

Nur Hana Putri Nabila
11 September 2026, 10:24
PT Amman Mineral Internasional Tbk misalnya, berhasil bertransformasi menjadi salah satu tambang dengan operasional paling efisien di dunia.
Amman
PT Amman Mineral Internasional Tbk misalnya, berhasil bertransformasi menjadi salah satu tambang dengan operasional paling efisien di dunia.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dikabarkan tengah mengincar dana segar sedikitnya US$ 1 miliar atau sekitar Rp 17,61 triliun lewat penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) di Hong Kong.

Mengutip pemberitaan loomberg, AMMN disebut menggandeng Citic Securities Co. dan Morgan Stanley untuk mempersiapkan IPO. Sumber Bloomberg menyebut perusahaan berpotensi merealisasikan aksi korporasi itu paling cepat pada 2027.

“Pembahasan masih berlangsung dan rincian seperti besaran dan waktu penawaran dapat berubah,” kata sumber Bloomberg, dikutip Jumat (11/9) . Namun Bloomberg melaporkan perwakilan Amman Mineral, CLSA, dan Morgan Stanley menolak mengomentari rencana tersebut.

Seiring dengan itu Bursa Hong Kong tengah berupaya menarik lebih banyak perusahaan dari luar Cina untuk memperluas basis emiten. Saat ini, perusahaan asal Cina daratan masih mendominasi daftar emiten di bursa tersebut.

Apabbila rencana itu terealisasi, Amman Mineral akan menyusul langkah PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) yang mencatatkan sahamnya di Bursa Hong Kong pada Juni 2026. Perusahaan terafiliasi, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), juga dikabarkan tengah mempertimbangkan penjualan sertifikat deposito di Hong

Penulis Katadata pada Juli lalu telah meminta konfirmasi ke Komisaris Utama Amman Mineral Agoes Projosasmito. Namun ia mengatakan saat ini perusahaan belum memiliki rencana eskpansi lanjutan. 

“Kami belum ada rencana apa apa,” kata singkat Agoes kepada Katadata.co.id, Senin (13/7). 

AMMN Menjadi IPO Terbesar di 2023 

PT Amman Mineral International Tbk (AMMN) melakukan pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juli 2023 silam. Amman Mineral menerbitkan 6,32 miliar saham biasa atau setara dengan 8,8 % saham ke publik. Harga penawaran sebesar Rp 1.695 setiap saham. Nilai penawaran umum perdana saham sebesar Rp 10,73 triliun menjadi IPO terbesar di Indonesia tahun 2023. 

IPO AMMN juga mencatat kelebihan permintaan atau oversubscription, pada porsi penjatahan terpusat (pooling), permintaan investor mencapai 13,6 kali dari saham yang tersedia dengan jumlah investor lebih dari 27.000 orang. Tingginya minat tersebut mendorong peningkatan alokasi pooling dari semula 2,5% menjadi 7,5% dari total saham yang ditawarkan dalam IPO.

Adapun penjamin pelaksana emisi efek dalam IPO AMMN saat itu yakni PT BNI Sekuritas, PT CLSA Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, dan PT Mandiri Sekuritas.

 

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...