IHSG Sesi I Lesu Hingga Net Sell Rp 383,65 M, Asing Jual Saham BMRI, BBRI, BBNI
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,76% ke 6.484 pada perdagangan sesi pertama hari ini, Selasa (15/9). Sebanyak 324 saham menguat, 300 saham terkoreksi, dan 164 saham tidak bergerak.
Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, investor asing mencatatkan net foreign sell hingga siang ini sebesar Rp 383,65 miliar. Secara rinci foreign buy Rp 2,67 triliun dan foreign sell sebesar Rp 3,06 triliun.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) paling banyak dijual asing dengan nilai transaksi Rp 176,97 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 95,40 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 46,30 miliar.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham siang ini sebesar Rp 7,15 triliun dengan volume 16,75 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,05 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG sesi pertama ini Rp 11.321 triliun.
Di samping itu, dari sebelas sektor yang ada di BEI, sepuluh sektor di zona merah. Sektor yang mencatat penurunan terbesar yakni keuangan yang terperosok hingga 1,31%. Adapun saham tersebut yang berada di zona merah yakni PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 2,33% ke Rp 3.780.
Bursa saham Asia seluruhnya di zona merah. Indeks Nikkei turun 0,28%, Shanghai Composite tergelincir 0,20%, Hang Seng turun 0,46%, dan Straits Times terperosok 1,09%
Saham top gainers:
- PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) naik 8,45% ke Rp 1.860
- PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik 6,79% ke Rp 1.415
- PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) naik 6,08% ke Rp 157
Saham top losers:
- PT Argo Bahari Nusantara Tbk (UDNG) turun 10% ke Rp 486
- PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun 6,02% ke Rp 312
- PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun 5,86% ke Rp 10.450
