Pacu Pertumbuhan UMKM, Bank Mandiri Genjot Penyaluran KUR

Shabrina Paramacitra
Oleh Shabrina Paramacitra - Tim Publikasi Katadata
13 Oktober 2023, 20:10
Bank Mandiri terus menyalurkan KUR untuk mendorong pertumbuhan UMKM.
Bank Mandiri

PT Bank Mandiri Tbk terus memacu penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kredit ini dapat membantu meningkatkan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Senior Vice President Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri Ashraf Farahnaz menjabarkan, hingga akhir Agustus 2023 Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp20,52 triliun. Jumlah tersebut disalurkan kepada lebih dari 195 ribu debitur.

“Dengan adanya KUR, para pelaku UMKM dapat memperluas usahanya, meningkatkan omzetnya, dan menciptakan lapangan kerja baru. Kami juga terus melakukan pendampingan dan pelatihan kepada para debitur KUR agar mereka dapat mengelola usahanya dengan baik dan profesional,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (13/10).

Penyaluran KUR Bank Mandiri tahun ini telah mencapai 42,76 persen dari target yang dialokasikan pemerintah. Bila dirinci, realisasi KUR tersebut masuk ke sektor produksi sebesar 62,07 persen atau sebesar Rp12,7 triliun. Angka ini meningkat dari periode tahun sebelumnya yang porsinya sebesar 59,73 persen.

Sektor pertanian adalah sektor yang menyumbang 32,59 persen terhadap penyaluran KUR Bank Mandiri, atau sebesar Rp6,87 triliun. Disusul sektor jasa produksi dan industri pengolahan yang masing-masing menyumbang 20,17 persen dan 7,33 persen.

Ashraf memaparkan, fokus utama penyaluran KUR Bank Mandiri adalah sektor produktif di masing-masing wilayah, seperti pertanian, perikanan, industri pengolahan, maupun jasa-jasa produksi.

Tak hanya menyalurkan, Bank Mandiri juga konsisten menjaga posisi rasio non performing loan (NPL) KUR. Tercatat, per Agustus 2023 rasio NPL KUR Bank Mandiri terjaga pada level 1,18 persen.

Bank Mandiri menyalurkan KUR di berbagai wilayah, salah satunya di Regional Sumatera I. realisasi KUR di wilayah ini mencapai Rp2,27 triliun, dengan debitur mencapai lebih dari 20 ribu.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha berharap tren ekonomi yang tumbuh positif dapat terus berkembang, dan sektor-sektor produktif unggulan di Sumatera Utara dapat bertumbuh.

“Kami berharap penyaluran KUR dapat berjalan maksimal sampai dengan akhir tahun, dan Bank Mandiri dapat menjangkau lebih banyak calon debitur yang membutuhkan KUR untuk mendorong pertumbuhan sektor UMKM yang lebih baik,” tuturnya. 

Digitalisasi Pembayaran

Tak hanya melalui KUR, Bank Mandiri juga memperkuat UMKM melalui inovasi digital. Bank Mandiri telah merilis aplikasi Livin’ Merchant by Mandiri pada 12 Juni 2023. Aplikasi ini membantu digitalisasi transaksi pembayaran di merchant UMKM. 

Livin’ Merchant by Mandiri memudahkan pelaku UMKM untuk meningkatkan potensi usahanya. Aplikasi ini menjadi point of sale (POS) yang didesain untuk membantu UMKM memberikan pengalaman bertransaksi yang menguntungkan.

Pertama, pelaku UMKM dapat melakukan registrasi secara digital (fully digital onboarding) dalam kurun 15 menit. Kedua, setelah registrasi, pelaku UMKM dapat langsung menerima pembayaran transaksi QRIS dari berbagai bank dan e-wallet.

Ketiga, pelaku UMKM dapat menikmati biaya transaksi 0 persen. Terakhir, pelaku UMKM dapat melakukan pencairan dana pada hari yang sama hingga tiga kali sehari.

Livin’ Merchant by Mandiri disiapkan untuk menjadi selling point sebagai upaya memperluas literasi keuangan pelaku UMKM, khususnya di area urban. Pelaku UMKM juga bisa menikmati layanan POS tanpa biaya berlangganan.

Livin’ Merchant by Mandiri diharapkan mampu berkontribusi positif terhadap peningkatan literasi digital pelaku UMKM. Dengan begitu, peluang akses pendanaan untuk UMKM pun akan makin meluas.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...