BI Keluhkan Kredit Menganggur Capai 20%, Minta Bank Swasta Lebih Ekspansif

Image title
27 April 2026, 15:22
Perbankan, Bunga kredit
Donang Wahyu|KATADATA
ilustrasi.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Bank Indonesia mengeluhkan masih lambatnya penyaluran kredit oleh perbankan. Berdasarkan catatan BI, kredit perbankan yang masih menganggur atau undisbursed loan masih mencapai lebih dari 20% dari total plafon.

"Kalau kita lihat siklus keuangan kita ini masih di bawah dari pergerakan perekonomian makro," kata Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti di Jakarta, Senin (27/4).

Meurut Destry, potensi penyaluran kredit di berbagai sektor produktif masih besar. Sektor seperti pertanian, jasa dunia usaha, konstruksi, hingga pengangkutan dinilai masih memiliki ruang luas untuk menyerap pembiayaan dari perbankan.

"Kita lihat rasio undisbursed loan  juga masih cukup tinggi, di atas 20% terhadap plafon kredit,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama, baik bagi perbankan maupun pemangku kebijakan. Ia berharap penyaluran kredit dapat lebih optimal dan merata sehingga mendukung ekonomi tumbuh lebih cepat.

Kendati demikian, BI mencatat, penyaluran kredit hingga Maret 2026 menunjukkan pertumbuhan yang positif mencapai 9,49%. Namun, penyalurannya lebih banyak didorong oleh bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

BI pun meminta bank swasta, bank asing, serta kantor cabang bank luar negeri untuk lebih ekspansif dalam menyalurkan kredit. 

"Ruang untuk tumbuh itu masih besar tanpa menyebabkan kenaikan inflasi dan sebagainya. Karena kapasitas masih ada,” kata dia.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...