Kisah Rudy, Peserta TASPEN yang Produktif Mengajar Bahasa Jepang usai Pensiun

Arif Hulwan
8 Juni 2026, 15:20
Rudy Darmawan (65), menerima manfaat TASPEN secara rutin usai memasuki masa pensiun sebagai guru SMA sejak 2021.
TASPEN
Rudy Darmawan (65), menerima manfaat TASPEN secara rutin usai memasuki masa pensiun sebagai guru SMA sejak 2021.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Jakarta – Sejak memasuki masa pensiun sebagai guru SMA pada 2021, Rudy Darmawan (65) mengaku selalu menerima manfaat pensiun dengan lancar dan tepat waktu. Ia pun dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan tenang dan bisa tetap mengembangkan minatnya dalam mengajar.

Berbekal pengalaman mengajar serta kecintaannya terhadap dunia pendidikan, Rudy membuka kelas Bahasa Jepang secara daring yang diikuti dari berbagai kalangan seperti pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Sejak membuka kelas Bahasa Jepang lima tahun lalu, Rudy telah membantu lebih dari 900 peserta mempelajari bahasa dan budaya Jepang.

“Pensiun bukan akhir dari pengabdian. Selama masih sehat dan memiliki kemampuan untuk berbagi, saya ingin tetap bermanfaat bagi orang lain. Yang terpenting adalah tetap aktif dan menjalani masa pensiun dengan bahagia,” ujar Rudy, dalam keterangan tertulis.

Melalui kelas yang dibukanya untuk siapa saja yang ingin belajar Bahasa Jepang, Rudy menerapkan konsep belajar yang inklusif dengan biaya seikhlasnya. Sejak memulai kelas pada tahun 2021, hingga kini Rudy pun terus memperluas akses pembelajaran sehingga dapat menjangkau lebih banyak peserta.

Pendaftarannya pun mudah, dan dapat dilakukan secara daring melalui media sosial Facebook @rudy.dermawan.775727 dan WhatsApp yang dikelolanya. Antusiasme peserta pun cukup tinggi, dengan jumlah pendaftar yang rata-rata mencapai puluhan orang setiap bulan.

 Sebagai peserta program pensiun PT TASPEN (Persero), Rudy juga merasakan kemudahan berbagai layanan digital yang dihadirkan perusahaan, termasuk fitur autentikasi digital yang memungkinkan peserta melakukan verifikasi secara mandiri setiap bulan tanpa harus datang ke kantor layanan.

“Sekarang saya melakukan autentikasi melalui swafoto setiap bulan. Prosesnya mudah dan membantu peserta seperti saya,” tambah Rudy.

Corporate Secretary PT TASPEN (Persero), Henra, menyampaikan bahwa TASPEN tidak hanya berperan dalam menyalurkan manfaat pensiun secara tepat waktu dan tepat jumlah, tetapi juga berkomitmen mendampingi peserta agar tetap aktif, sehat, mandiri, dan produktif dalam menjalani masa purnabakti.

“Melalui layanan digital dan proses autentikasi yang sederhana, TASPEN memastikan peserta dapat memperoleh haknya dengan nyaman tanpa mengganggu aktivitas dan produktivitas mereka," kata dia.

"Seperti yang ditunjukkan Bapak Rudy, peserta tetap dapat mengembangkan potensi dan memberikan manfaat bagi masyarakat dengan tenang karena manfaat pensiunnya tersalurkan secara lancar,” lanjut Henra.

PT TASPEN (Persero) terus memperkuat peran sebagai Center of Excellence dalam pengelolaan jaminan sosial ASN di Indonesia melalui transformasi layanan, inovasi digital, tata kelola yang baik, serta pengembangan ekosistem kesejahteraan peserta yang berkelanjutan.

Upaya tersebut sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mewujudkan sistem perlindungan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...