Danantara Akui BUMN Properti Tak Sehat, Siapkan Konsolidasi Besar-besaran

Desy Setyowati
31 Juli 2026, 19:53
Danantara, BUMN properti, BUMN,
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.
Chief Operating Officer (COO) Danantara yang juga Kepala BP BUMN Dony Oskaria memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi (rakor) terkait kebijakan baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengungkapkan instansi akan mengonsolidasikan BUMN-BUMN yang bergerak di bidang properti.

"Sebetulnya Danantara Housing itu, kami ingin mengonsolidasikan seluruh perusahaan-perusahaan properti. Tetapi, teman-teman juga tahu situasinya bahwa seluruh perusahaan properti itu tidak dalam keadaan baik," ujar Dony yang juga Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (31/7).

Oleh karena itu, Danantara ingin memperbaiki kondisi BUMN-BUMN bidang properti tersebut.

"Prinsipnya, saya pribadi dan seluruh tim, ingin memperbaiki seluruh BUMN satu per satu, dengan pendekatan korporasi. Di antaranya ada yang melewati PKPU, contoh PP Properti, dan juga impairment," katanya.

Setelah perusahaan-perusahaan properti BUMN itu diperbaiki bisnisnya, Danantara akan mengkaji total inventorinya.

"Dari total inventori itu nanti kami lakukan pemasaran, sehingga masyarakat bisa mengakses seluruh inventori milik BUMN Properti. Kami juga akan buatkan produk pembiayaannya, sehingga seluruh (bank) Himbara kemudian membuat produk pembiayaan yang lebih murah dan memungkinkan masyarakat memiliki kredit perumahan, yang dikombinasikan dengan properti yang kami miliki," ujar Dony.

Sebagai informasi, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani mengatakan Danantara tengah menyiapkan program Danantara Housing untuk memasarkan rumah dan apartemen yang telah dibangun oleh BUMN, namun hingga kini belum terserap pasar.

Rosan menjelaskan, melalui skema itu, masyarakat nantinya dapat membeli hunian yang belum terjual dengan penawaran suku bunga yang lebih kompetitif serta skema pembayaran yang lebih ringan.

Menurut dia, inisiatif itu diharapkan dapat mempercepat penyerapan stok hunian yang telah dibangun BUMN sekaligus memperluas akses masyarakat untuk memiliki rumah.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...