Mensesneg: Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Gubernur BI karena Berpengalaman
Presiden Prabowo Subianto telah menyerahkan Surat Presiden (Surpres) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk mengajukan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyampaikan presiden mempertimbangkan rekam jejak dan kompetensi Destry di bidang keuangan. Ia menjelaskan, sosok Destry memiliki pengalaman panjang di sektor keuangan sebelum masuk ke jajaran pimpinan BI.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan mendasar Prabowo dalam menentukan calon pengisi posisi pimpinan bank sentral. “Yang pasti rekam jejak beliau, mulai dari ilmu sarjana sampai mengadikan diri sekian puluh tahun di bidang keuangan,” kata Prasetyo Hadi kepada wartawan di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu (12/8).
Destry Damayanti saat ini menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI sekaligus Deputi Gubernur Senior BI. Sebelum bergabung dengan BI, Destry merupakan Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2015–2019.
Di sektor keuangan, Destry pernah menjabat sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005–2011 dan Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011–2015. Ia juga dipercaya menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada 2014–2015.
Prasetyo menilai pengalaman panjang dan kompetensi tersebut menjadi alasan utama Prabowo mengajukan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI. “Beliau juga dua periode menjadi Deputi Gubernur Senior, itu salah satu alasan yang paling mendasar, tentunya kompetensi kan,” ujarnya.
Surpres Calon Gubernur BI telah Dikirimkan ke DPR
Prabowo sebelumnya telah mengirimkan Supres mengenai calon Gubernur BI definitif kepada DPR pada Senin (10/8). Keterangan tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers di Gedung Nusantara III Parlemen, Senayan, Jakarta.
“Namanya tunggal, satu nama yaitu atas nama Ibu Destry Damayanti yang sekarang beliau menjabat sebagai pejabat gubernur sementara,” kata Prasetyo.
Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan pengiriman Surpres penunjukan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI definitif juga sepaket dengan nama calon pengganti Deputi Gubernur Senior dan calon pengganti Deputi Gubernur BI. “Karena jumlahnya berkurang satu,” ujarnya.
Selain Surpres calon Gubernur BI, pemerintah juga menyerahkan Surpres mengenai calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan calon duta besar Indonesia untuk sejumlah negara sahabat.
