Strategi Menjaga Tabungan dan Investasi di saat Ekonomi Sulit

Image title
4 Oktober 2026, 05:43
Katadata Financial Healing
Katadata
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian membuat pengelolaan keuangan pribadi perlu dilakukan dengan lebih terukur. Bukan hanya soal memilih instrumen investasi, tetapi juga memastikan kemampuan menabung tetap terjaga ketika pendapatan maupun pengeluaran mengalami perubahan.

 Founder DNA Finance dan Finansial Planet, Aliyah Natasya, mengatakan masyarakat dapat menggunakan strategi barbell portfolio dalam mengelola investasi. Strategi tersebut membagi portofolio ke dalam dua tujuan utama, yakni mengamankan aset yang sudah dimiliki dan menumbuhkan nilai kekayaan.

 “Fundamentalnya apa? Dua tujuan investasi. Yang satu adalah mengamankan, mengamankan ini mengamankan apa? Mengamankan uang dan value yang udah teman-teman punya. Yang kedua adalah menumbuhkan,” ujar Aliyah dalam acara Cerdas Literasi Keuangan Digital: Cerdas Bertransaksi, Bijak Berinvestasi oleh Katadata, Sabtu (3/10).

 Menurut dia, instrumen seperti emas, reksa dana pasar uang, dan valuta asing dapat menjadi bagian dari sisi portofolio yang berorientasi pada pengamanan. Sementara itu, investor yang ingin mengejar pertumbuhan dapat mempertimbangkan instrumen dengan risiko lebih tinggi, seperti reksa dana saham, saham, dan kripto, dengan catatan memahami risikonya.

 Aliyah menilai strategi investasi juga perlu disesuaikan dengan kondisi pasar dan tujuan masing-masing investor. Dalam kondisi ekonomi yang tidak pasti, ia mengaku saat ini lebih banyak menempatkan portofolionya pada instrumen yang bertujuan mengamankan aset.

 Sebaliknya, ketika kondisi pasar sedang mengalami pertumbuhan, porsi strategi untuk mengejar pertumbuhan dapat diperbesar.

 Menurut dia, bagi masyarakat berusia 20-an, periode tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi keuangan dan mulai belajar mengambil risiko secara bertahap dengan nominal yang terukur.

 “Kalau saya punya waktu kembali ke 20-an, hal pertama mungkin yang akan saya lakukan adalah satu, beli emas,” katanya.

 Sementara itu, Praktisi Pasar Modal Ricky Susanto Joeng menekankan pentingnya membangun kebiasaan menabung sebelum menentukan instrumen investasi. Menurut dia, pencatatan pengeluaran menjadi langkah awal agar seseorang mengetahui berapa besar pendapatan yang sebenarnya dapat dialokasikan untuk tabungan.

 Ricky mengatakan dirinya pernah menghadapi kondisi pendapatan yang tidak pasti. Namun, kebiasaan mengatur pengeluaran membuatnya tetap dapat menyisihkan porsi besar dari pendapatan untuk ditabung.

 Ia mencontohkan, seseorang yang memiliki pengeluaran rutin Rp 1,2 juta per bulan dan kemudian memperoleh pendapatan Rp 5 juta seharusnya memiliki ruang tabungan yang lebih besar, selama gaya hidupnya tidak ikut meningkat secara signifikan.

 “Income makin besar artinya saving makin besar,” ujar Ricky.

 Menurut Ricky, kenaikan pendapatan kerap diikuti dengan kenaikan gaya hidup atau lifestyle inflation. Akibatnya, tambahan pendapatan yang seharusnya dapat masuk ke tabungan justru habis untuk meningkatkan pengeluaran.

Ia mengatakan pernah mampu menabung sekitar 60-70% dari penghasilannya karena pengeluaran tidak langsung meningkat ketika pendapatannya bertambah. Kebiasaan tersebut, menurut dia, menjadi fondasi penting ketika kondisi ekonomi kemudian berubah dan harga-harga meningkat.

 “Yang udah pernah habit, yang udah pernah dibangun, tabungan-tabungan, investasi yang sebelumnya udah pernah dilakukan, itu yang membantu saya saat ini,” kata Ricky.

 Ricky juga menyebut deposito dan reksa dana pasar uang sebagai instrumen yang dapat dipelajari oleh masyarakat yang baru mulai mengelola dana. Selain itu, emas juga dapat menjadi salah satu pilihan yang dipertimbangkan dalam diversifikasi aset.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...