Pelita Samudera Gelontorkan Rp 41 Miliar untuk Beli Kembali Saham

Andi M. Arief
7 Januari 2022, 19:55
Pelita Samudera
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.
Karyawan berjalan di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (11/12/2020).

PT Pelita Samudera Shipping Tbk membeli kembali (buyback) sebanyak 123,94 juta saham pada 17 Juni 2021 hingga akhir 2021. Dana yang digelontorkan dalam aksi korporasi itu mencapai Rp 41,81 miliar dengan harga rata-rata Rp 337 per saham.

Berdasarkan pengumuman perusahaan, harga maksimal yang ditetapkan emiten pelayaran dan jasa angkutan laut berkode saham PSSI ini tercatat Rp 500 per saham. Dana maksimal yang disiapkan PSSI dalam program ini mencapai Rp 100 miliar. 

Realisasi buyback saham ini merupakan bagian dari program buyback saham PSSI sebanyak-banyaknya 300 juta lembar saham atau 5,5% dari total modal perseroan. Adapun, periode program itu adalah 17 Juni 2021 sampai 16 Juni 2022. 

Direktur Utama PSSI Iriawan Ibarat mengatakan program buyback didasari atas arus kas perseroan yang melebihi jumlah diperlukan. Selain itu, aksi korporasi ini juga mempertimbangkan tingkat kewajiban utang (leverage) yang baik dan bertujuan untuk meningkatkan laba per saham.

"Fleksibilitas lebih besar dalam mengelola modal jangka panjang, mencapai struktur permodalan yang efisien, serta return on equity (imbal hasil atas ekuitas) secara berkelanjutan," kata Iriawan dalam keterangan resmi di laman resmi PSSI yang dikutip Jumat (7/1). 

Sebagai informasi, PSSI menyediakan beberapa fasilitas pelayaran kargo, seperti kapal tunda dan kapal tongkang (tugs and barges) dan  kapal kargo curah Mother Vessel handymax dan supramax . Selain itu, PSSI juga menyediakan fasilitas muatan apung (Floating Loading Facility), fasilitas bongkar muat apung (Floating Crane).

Berdasarkan laporan keuangan PSSI, total ekuitas naik 12,9% menjadi US$ 106,72 juta per September 2021 dari posisi US$ 94,53 juta pada akhir 2020. Sementara itu, liabilitas tercatat susut 26.6% menjadi US$ 38,38 juta. 

Di sisi lain, PSSI berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 47.2% secara tahunan hingga kuartal III-2021 menjadi US$ 75,35 juta dari US$ 51,18 juta. Akibat efisiensi yang dilakukan perseroan, laba bersih PSSI akhirnya melonjak 239,74% menjadi US$ 15,78 juta. 

Berdasarkan data Stockbit, saham PSSI telah menguat 131,03% sepanjang 2021 ke level Rp 402 per saham dari posisi akhir 2020 senilai Rp 174 per saham. Secara tahun berjalan, harga saham PSSI turun 4 poin atau melemah 1% menjadi Rp 398 per  saham.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Andi M. Arief
Editor: Lavinda

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...