BTN Luncurkan Paylater Tahun Depan, Bunga Lebih Murah

Nur Hana Putri Nabila
29 November 2023, 14:08
Komisaris Utama Bank BTN Chandra Hamzah (kelima kiri) bersama Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo (kelima kanan) bersama jajaran direksi dan komisaris foto bersama saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank BTN di Jakarta, Rabu (2/3/2022).
ANTARA FOTO/Reno Esnir/rwa.
Komisaris Utama Bank BTN Chandra Hamzah (kelima kiri) bersama Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo (kelima kanan) bersama jajaran direksi dan komisaris foto bersama saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank BTN di Jakarta, Rabu (2/3/2022). BTN membagikan dividen tunai dengan total sebesar Rp237,62 miliar kepada para pemegang saham, atau 10 persen dari laba bersih perseroan untuk tahun buku 2021 yang mencapai Rp2,37 triliun.

PT Bank Tabungan Negara Tbk atau BTN bakal meluncurkan layanan Paylater atau buy now pay later (BNPL) pada 2024 mendatang. 

Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu menyebut, peluncuran Paylater sebagai upaya memberikan pelayanan kepada nasabah dengan bunga yang ditawarkan jauh lebih murah dibanding layanan fintech sejenis lain. Ia mengatakan, pengembangan layanan ini masih dalam tahap piloting sehingga ditargetkan dapat meluncur pada awal 2024 mendatang. 

“Apabila mereka akses lembaga lain, bunganya sangat tinggi. Mudah-mudahan bunga yang kami tawarkan jauh lebih murah,” kata Nixon dalan konferensi pers Public Expose Live 2023, Rabu (29/11). 

Di samping itu, ia juga melihat bahwa nasabah kini memiliki banyak kebutuhan, misalnya untuk renovasi rumah. Nixon menyebut emiten dengan kode saham BBTN tersebut kini telah memiliki lima juta existing customer. Sehingga tentunya nasabah ingin mengakses keuangan dengan pertimbangan bunga pinjaman yang lebih rendah. 

Nixon menggambarkan bisnis Paylater yang diluncurkan oleh BTN nantinya akan memberikan pinjaman kepada nasabah yang bisa cair dalam rentang waktu satu hingga dua hari setelah permohonan diajukan. Modelnya seperti kartu kredit online.

Dengan demikian, kata Nixon, Paylater menjadi pilihan kompetitif sehingga tidak mencekek dengan memberikan beban bunga ke nasabah.

“OJK juga menyampaikan mereka sangat ingin kompetisi Paylater di bank-bank jauh lebih baik,” pungkas Nixon.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila
Editor: Lona Olavia

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...