Tower Bersama Rilis Obligasi Rp 2,7 Triliun, Bunganya 6,75%

Nur Hana Putri Nabila
22 Januari 2024, 11:20
Tower Bersama Rilis Obligasi Rp 2,7 Triliun, Kuponnya 6,75%
ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Petugas melakukan pemeliharaan berkala menara (tower) telekomunikasi milik PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), di Pantai Cermin, Pariaman, Sumatera Barat, Rabu (2/10/2019).

Ringkasan

  • Mantan Menteri Pertanian SYL dihukum 10 tahun penjara dan denda Rp 300 juta dalam kasus pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Pertanian.
  • Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp 500 juta, namun SYL harus membayar uang pengganti Rp 14,1 miliar ditambah US$ 30.000.
  • Hal memberatkan vonis SYL adalah sikap berbelit, tidak memberikan teladan, dan menikmati hasil korupsi, sementara hal meringankan adalah usianya yang lanjut, kontribusi positifnya saat pandemi, dan sikap sopannya di persidangan.
! Ringkasan ini dihasilkan dengan menggunakan AI
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) akan menerbitkan obligasi senilai Rp 2,7 triliun. Adapun penerbitan surat utang tersebut merupakan bagian dari penerbitan obligasi berkelanjutan VI Tower Bersama Tahap III 2024 dengan target total Rp 20 triliun. 

Berdasarkan prospektusnya yang dikutip pada Senin (22/1), manajemen Tower Bersama Infrastruktur akan membayar kupon atau bunga obligasi pertama pada 6 Mei 2024, sementara bunga obligasi terakhir dan pelunasan penuh akan dilakukan pada 16 Februari 2025.

Adapun surat utang tersebut memiliki tingkat bunga tetap sebesar 6,75% per tahun dengan pembayaran tiap triwulan. Sedangkan jangka waktunya mencapai 370 hari sejak tanggal emisi. 

“Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk refinancing,” tulis manajemen dalam prospektus keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Senin (22/1). 

Dari dana obligasi tersebut, emiten yang bergerak dibidang penyedia infrastruktur dan telekomunikasi itu akan mengalokasikan sebesar Rp 1,01 triliun untuk mendanai seluruh kewajiban perseroan dalam rencana pelunasan seluruh pokok Obligasi Berkelanjutan IV Tower Bersama Infrastructure Tahap III Tahun 2021 Seri B. Sebab obligasi tersebut akan jatuh tempo pada 17 Februari 2024.

Lalu sisanya sebesar Rp 1,66 miliar untuk mendanai sebagian kewajiban TBIG dalam rencana pelunasan seluruh pokok Obligasi Berkelanjutan V Tower Bersama Infrastructure Tahap VI Tahun 2023 yang akan jatuh tempo pada 27 Februari 2024.

Pada akhir September 2023, total liabilitas TBIG mencapai Rp 32,47 triliun, terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp 11,48 triliun dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp 20,99 triliun. Seiring dengan hal itu, perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan dari Fitch dengan peringkat AA+ (idn).

Adapun penjamin pelaksana emisi obligasi dan penjamin emisi obligasi tersebut, di antaranya PT Indo Primer Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT UOB Kay Hian Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, dan PT BNI Sekuritas. Sedangkan wali amanatnya yakni PT Bank Tabungan Negara Tbk atau Bank BNI.

Berikut jadwal rencana penerbitan obligasi PT Tower Bersama Infrastructure Tbk:

  • Tanggal Efektif: 27 Juni 2023
  • Masa Penawaran Umum Obligasi: 31 Januari & 1 Februari 2024
  • Tanggal Penjatahan: 2 Februari 2024
  • Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan: 6 Februari 2024
  • Tanggal Distribusi Obligasi secara Elektronik: 6 Februari 2024
  • Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia: 7 Februari 2024

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila
Editor: Lona Olavia

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...