Incar Pendapatan Rp 180 Miliar, HELI Bakal Tambah Armada Baru

Patricia Yashinta Desy Abigail
21 Maret 2024, 17:03
Incar Pendapatan Rp 180 Miliar, HELI Bakal Tambah Armada Baru
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp.
Ilustrasi. Helikopter terbang mengangkut wisatawan di Badung, Bali.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Emiten penyewaan helikopter PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) menargetkan pendapatan perusahaan bakal meningkat menjadi Rp 180 miliar apada tahun ini. Pendapatan itu mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya Rp 69,08 miliar. Untuk mencapai target itu, perusahaan akan menambah armada anyar. 

"Kami akan menambah dua helikopter lagi di tahun ini supaya perusahaan dapat meningkatkan target pendapatan," tutur Direktur Utama Jaya Trishindo Edwin Widjaja ketika ditemui di Jakarta, Kamis (21/3).

Saat ini, HELI memiliki enam armada helikopter dan satu pesawat Cessna. Jika rencana penambahan helikopter terealisasi, perseroan akan memiliki hingga delapan armada helikopter dan satu pesawat Cessna tahun ini.

Edwin menambahkan, perusahaan menganggarkan belanja modal Rp 10 miliar sampai dengan Rp 20 miliar tahun ini. Dirinya oprtimis kinerja keuangan Jaya Trishindo akan meningkat dan lebih sehat dari sebelumnya.

Hal ini tercermin dari laba yang dicetak perusahaan sepanjang tahun 2023 yakni Rp 600 juta. Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, perusahaan membukukan kerugian Rp 85,57 millar.

Tercapainya laba bersih tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan yang signfikan, yakni dari Rp 44,56 miliar pada tahun 2022 menjadi sekitar Rp 69,08 miliar di pengujung tahun 2023.

"Lonjakan pendapatan berasal dan adanya sejumlah kontrak baru yang berhasil dikantongi perseroan," tutur Edwin.

Salah satu kontrak baru yang dapat diraih yaitu yang diperoleh melalui anak usaha, yakni PT Komala Indonesia. Pada pertengahan 2023, anak usaha yang bergerak di bidang penyewaan helikopter ini menandatangani kontrak kerja sama dengan dua perusahaan pemilik izin konsesi hutan di Indonesia.

"Total nilai kerja sama baru dengan kedua perusahaan ini sekitar Rp 200 miliar untuk kurun waktu dua tahun," sebutnya.

Sepanjang 2023, HELI berhasil menjaring 12 klien baru, dua kali lipat lebih banyak dibandingkan jumlah klien baru perseroan pada tahun 2022 yang sebanyak enam perusahaan. Total klien HELI hingga akhir 2023 mencapai 18 perusahaan. Sebanyak 14 perusahaan menyewa helikopter untuk pengantaran tamu khusus atau VIP dan logistik dan dua perusahaan untuk penanggulangan kebakaran hutan.

Selain kontrak baru, penguatan kinerja keuangan perseroan juga disebabkan strategi efisiensi yang dieksekusi oleh manajemen HELI. Edwin mengungkapkan, pengetatan belanja yang dilakukan tahun lalu mampu menekan beban umum perusahaan hingga 29% secara tahunan. 

Dirinya optimistis, pertumbuhan kinerja positif perseroan akan berlanjut tahun ini mengingat kebutuhan penggunaan helikopter, baik untuk memenuhi kebutuhan transportasi logistik, penanganan bencana maupun keperluan wisata oleh tamu-tamu VIP, diperkirakan masih akan tinggi.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...