Prabowo Resmikan Danantara Hari Ini, Diproyeksi Bisa Kalahkan GIC Singapura

Ira Guslina Sufa
24 Februari 2025, 06:02
Prabowo Danantara
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Lmo/rwa.
Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meluncurkan Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) hari ini. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana  mengatakan peresmian akan dilakukan di halaman tengah Istana Kepresidenan pada pukul 10.00 WIB. 

“Peluncuran Danantara akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto," kata Yusuf Permana dalam keterangan resmi yang dikutip Senin (24/2). 

Yusuf menjelaskan peluncuran Danantara menandai era baru transformasi pengelolaan investasi strategis negara. "Ini juga merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita, yakni visi besar untuk membawa perekonomian Indonesia ke level yang lebih tinggi melalui investasi berkelanjutan dan inklusif," ujar Yusuf. 

Menurut Yusuf peluncuran Danantara terbuka dan wartawan Istana Kepresidenan dipersilakan untuk meliput acara peresmian itu. Rencana peluncuran Danantara ini sebelumnya sudah disampaikan Prabowo dalam World Governments Summit pekan lalu. 

Ia menyebutkan Danantara, yang akan menjadi sovereign wealth fund Indonesia, disebut akan mengelola aset senilai lebih dari 900 miliar dolar AS. Sementara itu, proyeksi dana awal untuk Danantara mencapai US$ 20 miliar. 

Menurut Prabowo, dana-dana yang dikelola Danantara akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek yang berkelanjutan dan berdampak tinggi di berbagai sektor, seperti energi terbarukan, manufaktur canggih, industri hilir, dan produksi pangan. Pada kesempatan berbeda ia mengatakan mantan-mantan presiden dan pimpinan organisasi keagamaan untuk ikut mengawasi pengelolaan dana Danantara.

"Danantara adalah kekuatan energi masa depan dan ini harus kita jaga bersama. Karena itu, saya minta semua Presiden sebelum saya berkenan ikut menjadi pengawas di dana ini,” ujar Prabowo. 

Diproyeksi Jadi SWF Besar Dunia 

Berkaitan dengan rencana peluncuran, The Financial Times Stock Exchange Russel atau FTSE menyampaikan BP Danantara berpotensi melampaui GIC atau Government of Singapore Investment Corporation. Hal itu akan terjadi bila dalam pelaksanaanya, Danantara bisa berkembang dengan cepat. 

GIC adalah salah satu dari tiga entitas investasi utama di Singapura yang mengelola dana kekayaan negara dan cadangan devisa yang didirikan pada 1981. Dua entitas investasi lainnya yakni Temasek Holdings (Private) Limited dan Otoritas Moneter Singapura atau MAS.

Policy Director FTSE Russell Wanming Du mengatakan jika estimasi dana yang disiapkan untuk Danantara terwujud, badan anyar itu diproyeksi akan menduduki peringkat ketujuh di dunia dengan nilai kelolaan US$ 900 miliar atau assets under management (AUM). Namun demikian Wanming Du menegaskan masih menunggu rincian yang sesungguhnya terkait struktur dan aset yang akan dikelola. 

Ia juga mengatakan keberadaan Danantara diharapkan dapat memberikan dampak positif pada pasar investasi Indonesia. Adapun Prabowo sebelumnya menyampaikan Danantara akan mengelola sekitar US$ 900 miliar atau sekitar Rp 14.616 triliun aset dalam pengelolaan (AUM). 

"Dengan nilai kelolaan aset yang diperkirakan mencapai sekitar US$ 900 miliar, Danantara berpotensi menjadi salah satu dana kekayaan berdaulat terbesar di dunia, bahkan bisa melampaui GIC milik pemerintah Singapura." kata Wanming Du dalam acara Bloomberg Technoz Economic Outlook 2025 di Jakarta, Kamis (20/2).

Dengan peluncuran Danantara, FTSE optimistis Indonesia akan semakin memperkuat posisi investasi di pasar global dan meningkatkan daya tarik untuk investor domestik serta asing.

Berikut 10 Sovereign Wealth Fund (SWF) dengan dana kelolaan terbesar:

  1. Norwegia : Norges bank Investment Management : US$ 1.800 miliar
  2. Cina : China Investment Corporation : US$ 1.332 miliar
  3. Cina : Safe IC : US$ 1.098 miliar
  4. UAE-Abu Dhabi : Abu Dhabi Investment Authority : US$ 993 miliar
  5. Saudi Arabia : Public Investment Fund : US$ 978 miliar
  6. Kuwait : Kuwait Investment Authority : US$ 969 miliar
  7. Singapore : Government of Singapore Investment : US$ 847 miliar
  8. Qatar : Qatar Investment Authority : US$ 510 miliar
  9. UAE-Dubai : Investment Corporation of Dubai : US$ 360 miliar
  10. UAE-Abu Dhabi : Mubadala : US$ 302 miliar



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...