Profil Dony Oskaria, Paman Nagita Slavina Pimpin Holding Operasional Danantara
Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan pergantian dan para pimpinan baru di Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara. Hal itu berlaku seiring dengan peluncuran Danantara di Istana Merdeka, Senin (24/2).
Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengkonfirmasi bahwa Prabowo telah menunjuk Rosan Roeslani sebagai Kepala Danantara. Selanjutnya ia akan dibantu oleh dua kepala holding yaitu Pandu Patria Sjahrir sebagai Kepala Holding Investasi dan Dony Oskaria sebagai Kepala Holding Operasional.
Adapun Danantara nantinya akan menjadi superholding BUMN yang mengelola sekitar US$ 900 miliar atau sekitar Rp 14.616 triliun aset dalam pengelolaan (AUM). Dalam struktur baru, merujuk Undang-Undang nomor 1 tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas undang-undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara Danantara nantinya akan memiliki dua holding yaitu Holding Investasi dan Holding Operasional.
Berbeda dengan holding investasi, holding operasional mempunyai tugas untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan operasional BUMN serta kegiatan usaha lainnya. Pada pelaksanaannya holding operasional memiliki tugas untuk melakukan pengelolaan operasional BUMN dan melaksanakan tugas lain yang ditetapkan menteri maupun badan.
Dony Oskaria yang merupakan paman dari selibriti Nagita Slavina saat ini menjabat Wakil Menteri BUMN akan bertanggung jawab mengelola operasional BUMN yang ada di bawah Danantara. Bagaimana profik Dony di dunia investasi selama ini?
Profil Dony Oskaria Paman Nagita Slavina
Prabowo Subianto menunjuk Dony Oskaria sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mendampingi Menteri BUMN Erick Thohir. Dony, yang juga dikenal sebagai paman dari Nagita Slavina, memiliki rekam jejak panjang di sektor aviasi.
Lahir di Tanah Datar, Sumatera Barat, pada 26 September 1969, ia menyandang gelar Master of Business Administration (MBA) dari The Asian Institute of Management, Filipina. Kariernya di industri penerbangan mencakup posisi sebagai Direktur Utama Aviasi Pariwisata Indonesia (2021–2024) dan Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia (2020–2021).
Saat ini, ia masih menjabat sebagai Komisaris Citilink sejak 2019, setelah sebelumnya menjadi Komisaris PT Garuda Indonesia (2014–2019). Di luar industri penerbangan, Dony juga berpengalaman di sektor bisnis dan hiburan. Ia pernah menjabat sebagai CEO Hospitality dan Entertainment CT Corp (2018–2020), President Director Trans Studio Mall (2014–2020), serta CEO AntaVaya (2014–2020). Kariernya di dunia keuangan dimulai sebagai Managing Director Bank Mega (2012–2014).
Kini, Dony dipercaya untuk mengelola BUMN bersama Erick Thohir. Ia tidak sendirian, melainkan ditemani oleh dua wakil menteri lainnya, Kartika Wirjoatmodjo dan Aminuddin Ma’ruf.
Menelisik dari Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), Dony memiliki kekayaan Rp 29,88 miliar per 31 Desember 2023. Harta kekayaannya naik jika dibandingkan 31 Desember 2022 sebesar Rp 27,52 miliar. Artinya, nilai kekayaan Dony bertambah Rp 2,35 miliar secara tahunan atau year on year (yoy).
