Raup Laba Rp 1,09 Triliun, Intip Pundi-pundi Kinerja Mitratel (MTEL) Semester I
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel (MTEL) meraup laba tahun berjalan Rp 1,09 triliun selama semester pertama. Nilainya naik 2,9% secara tahunan atau year on year (yoy) dari periode yang sama tahun lalu Rp 1,06 triliun.
Pendapatan MTEL juga naik 2,2% dari Rp 4,49 triliun menjadi Rp 4,59 triliun. Kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan tenant organik, perluasan layanan fiberisasi, dan kontribusi dari segmen non-tower.
EBITDA atau pendapatan sebelum bunga, pajak dan amortisasi Mitratel Mitratel Rp 3,86 triliun.
Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko menyampaikan kinerja semester pertama mencerminkan kekuatan model bisnis perusahaan yang recurring dan bersifat jangka panjang, serta efisiensi operasional.
“Di tengah permintaan konektivitas berbasis fiber optik yang semakin tinggi, kami berhasil menjaga pertumbuhan yang sehat dan memperluas infrastruktur secara berkelanjutan,” ujar Teddy dalam keterangan pers, dikutip Kamis (31/7).
Dari sisi keuangan dan pengelolaan risiko, Teddy menjelaskan kekuatan fundamental keuangan Mitratel ditopang oleh aset produktif yang tersebar di seluruh Indonesia, alokasi belanja modal yang prudent dan efektif didukung oleh lancarnya arus kas, dan pengelolaan utang yang efisien.
Anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) itu pun memastikan ekspansi yang dilakukan tetap menciptakan nilai tambah jangka panjang. Teddy menyebut rasio kolokasi yang meningkat dan pertumbuhan jaringan fiber optik MTEL kini lebih dari 54.000 km.
Teddy menegaskan Mitratel tengah mengembangkan portofolio di ekosistem menara, termasuk layanan digital tambahan seperti managed service, power-as-a-service, IoT, dan edge computing yang akan memperkuat kontribusi pendapatan non-menara.
“Kami percaya masa depan pertumbuhan tidak hanya berasal dari aset fisik, tetapi juga dari inovasi layanan digital yang relevan dengan kebutuhan pelanggan dan mitra strategis,” ujar dia.
Mitratel akan terus berfokus pada pengembangan infrastruktur yang mendukung transformasi digital nasional, khususnya dengan memperkuat konektivitas berbasis fiber di seluruh wilayah Indonesia, dan mendorong penggunaan energi terbarukan di site menara.
