Mandiri Utama Finance Salurkan Pembiayaan Rp 24,1 Triliun pada 2025
PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatatkan penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp 24,1 triliun sepanjang 2025. Realisasi tersebut tumbuh sekitar 12% dibandingkan 2024 yang mencapai Rp 21,6 triliun, di tengah tantangan makroekonomi serta perlambatan di industri otomotif nasional.
Senior Vice President (SVP) of Finance, Accounting & Budget MUF, Mohamad Hilmi menyampaikan, pertumbuhan tersebut mencerminkan tren kinerja yang konsisten sejak beberapa tahun terakhir. Nilai pembiayaan baru perusahaan tercatat meningkat signifikan sejak 2020 ketika masih berada di level Rp 5,9 triliun, kemudian naik menjadi Rp 11,6 triliun, dan terus bertumbuh hingga mencapai Rp 24,1 triliun pada 2025.
Sejalan dengan peningkatan pembiayaan baru, total aset pembiayaan MUF juga menembus Rp 40 triliun pada akhir 2025. Nilai tersebut meningkat dari posisi Rp 35 triliun pada 2024 dan Rp 30 triliun pada 2023.
"Hal ini menempatkan MUF sebagai salah satu perusahaan multifinance besar di Indonesia dengan posisi sekitar enam hingga sepuluh besar di industri tersebut," kata Hilmi dalam pemaparannya di acara Media Gathering Ramadan 1447 H di Jakarta, Kamis (5/3).
Dari sisi profitabilitas, MUF membukukan laba bersih sekitar Rp 400 miliar pada 2025 atau meningkat 33% dibandingkan 2024 yang mencapai Rp 300 miliar. Return on equity (RoE) perusahaan juga berada di kisaran 20–24%, lebih tinggi dibanding rata-rata industri pembiayaan yang berada di sekitar 10% pada periode yang sama.
Selain itu, pangsa pasar MUF di segmen pembiayaan mobil juga terus meningkat. Hingga Desember 2025, market share pembiayaan mobil perusahaan hampir mencapai 9%, naik dari sekitar 6,7% pada tahun sebelumnya. "Pada periode tertentu, MUF juga sempat menempati peringkat keempat industri dalam penyaluran pembiayaan bulanan," ungkap Hilmi.
MUF yang berdiri pada 21 Januari 2015 saat ini hampir sepenuhnya dimiliki oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan kepemilikan sekitar 99,99%. Dukungan dari ekosistem Bank Mandiri, termasuk kolaborasi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) serta jaringan mitra dealer dan showroom, menjadi salah satu fondasi pertumbuhan bisnis perusahaan.
Selain fokus pada bisnis pembiayaan kendaraan baru dan bekas, MUF juga menawarkan berbagai produk pembiayaan lain seperti pembiayaan multiguna, modal kerja, hingga investasi. Perusahaan juga mengembangkan kanal distribusi digital seperti MUF Online Auto Show (MOAS) yang diluncurkan pada masa pandemi untuk memperluas akses pembiayaan kepada masyarakat.
Di luar kinerja bisnis, MUF juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Salah satunya program pendidikan "Ayo Siap Kerja" (ASIK) yang ditujukan bagi anak muda dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pelatihan kerja di industri pembiayaan. Hingga kini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 150 peserta lewat sembilan angkatan.
Perusahaan juga memiliki program "MUF Soul Warteg Binaan" yang bertujuan memberdayakan pelaku usaha mikro sekaligus menyediakan makanan dengan harga terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini menjadi bagian dari komitmen MUF dalam menjalankan prinsip keberlanjutan yang mencakup aspek people, planet, dan profit.
