Aksi UGM Bawa SWAP IPO, Cari Dana Rp 45,22 Miliar untuk Bayar Utang

Nur Hana Putri Nabila
24 Agustus 2026, 06:56
Swayasa Prakarsa, swap, ugm,
Swayasa Prakarsa
Swayasa Prakarsa akan IPO
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Swayasa Prakarsa Tbk (SWAP) bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Perusahaan yang dikendalikan oleh Universitas Gajah Mada (UGM) ini dijadwalkan mencatatkan sahamnya di BEI pada 10 September . 

Dalam prospektus yang diterbitkan perusahaan, SWAP menawarkan sebanyak-banyaknya 323 juta saham baru atau setara 30,30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Saham ditawarkan pada kisaran harga Rp 130 hingga Rp 140 per lembar. 

Melalui aksi korporasi ini, perseroan berpotensi meraup dana segar hingga mencapai Rp 45,22 miliar. Emiten di sektor kesehatan ini menunjuk PT Sukadana Prima Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Rencananya, dana hasil IPO sebesar Rp 15,8 miliar dialokasikan sebagai modal kerja untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk. Perseroan juga mengalokasikan sekitar Rp 12,2 miliar dana hasil IPO untuk belanja modal atau capital expenditure (capex).

Selain itu, perseroan akan menggunakan Rp 12 miliar untuk pembayaran utang. Secara rinci, sebesar Rp 2 miliar untuk melunasi utang kepada PT Gama Multi Usaha Mandiri (GMUM) dan Rp 10 miliar kepada Yayasan Universitas Gadjah Mada (YUGM).

Setelah IPO, komposisi pemegang saham PT Swayasa Prakarsa Tbk berubah, dengan PT Gama Multi Usaha Mandiri (GMUM) menjadi pemegang saham mayoritas sebanyak 67,72% atau 721.898.050 saham. Lalu Universitas Gadjah Mada (UGM) sebesar 1,88% atau 20.009.190 saham dan PT Radio Swaragama sebesar 0,05% atau 549.920 saham. 

Pemegang SahamJumlah Saham Setelah IPOKepemilikan
PT Gama Multi Usaha Mandiri721.898.05067,72%
Universitas Gadjah Mada20.009.1901,88%
PT Radio Swaragama549.920,05%
Bondan Ardiningtyas542.840,05%
Masyarakat323.000.00030,30%
Total1.066.000.000100,00%

Sumber: prospektus perusahaan

Berdasarkan Surat Pernyataan Pengendali Perseroan tertanggal 12 Agustus 2026, Universitas Gadjah Mada (UGM) tercatat sebagai pemegang saham pengendali PT Swayasa Prakarsa. UGM yang diwakili Rektor Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D. menegaskan tidak akan melepas kendalinya atas perseroan selama 12 bulan sejak tanggal efektif pernyataan pendaftaran IPO.

Jadwal IPO:

  • Masa Penawaran Awal (Bookbuilding) : 24-27 Agustus 2026
  • Tanggal Efektif : 31 Agustus 2026
  • Masa Penawaran Umum Perdana Saham : 2-8 September 2026
  • Tanggal Penjatahan : 8 September 2026
  • Tanggal Distribusi : 9 September 2026
  • Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 9 September 2026
  • Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia : 10 September 2026

Profil Swayasa Prakarsa

PT Swayasa Prakarsa berdiri pada 12 Januari 2012 dan mulai beroperasi secara komersial pada 2014. Perseroan dibentuk sebagai wadah komersialisasi hasil riset Universitas Gadjah Mada (UGM), khususnya untuk mendorong hilirisasi hasil penelitian dan inovasi menjadi produk industri yang kompetitif.

Saat ini, SWAP menjalankan bisnis manufaktur produk kesehatan berbasis riset. Pengembangan bisnis dilakukan secara bertahap, dimulai melalui Unit Gama Herbal Indonesia yang memproduksi produk herbal.

Pada 2014, perseroan mengembangkan Unit Heprogama yang bergerak dalam manufaktur alat kesehatan. Kemudian pada 2017, perseroan memperluas bisnis melalui Unit Gamafood yang memproduksi makanan kesehatan. Ekspansi berlanjut pada 2022 dengan mendirikan Unit Distribusi IMEDEV untuk memperkuat distribusi dan rantai nilai bisnis perseroan.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...