Pansel Akan Investigasi Laporan Soal Rekening Gendut Calon Dirjen Pajak
KATADATA ? Panitia Seleksi (Pansel) Pejabat Tinggi Madya Kementerian Keuangan mengaku akan investigasi laporan masyarakat, mengenai calon Direktur Jenderal Pajak yang terindikasi memiliki rekening gendut.
?Nanti kami lihat rekening gendut itu dari mana, misalnya istrinya kaya, atau warisannya banyak. Kami telusuri juga tahun berapa,? ujar Kepala Pansel Mardiasmo, di kantornya, Jakarta, Rabu (10/12).
Berdasarkan informasi yang diterima Katadata, ada lima nama dari 11 calon Dirjen Pajak yang lolos seleksi penulisan makalah, pernah bermasalah. Lima calon tersebut pernah terindikasi memiliki rekening gendut, berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta tidak mencapai standar seleksi lainnya.
Menanggapi informasi ini, Mardiasmo mengatakan perlu ada kejelasan pelapornya, agar dapat diketahui latar belakang dan kedekatan dengan calon Dirjen Pajak. Namun, ia mengatakan, akan menginvestigasi terlebih dahulu untuk dapat mengambil keputusan atas calon yang bermasalah.
Mulai hari ini sampai dua hari ke depan, calon pejabat eselon I Kementerian Keuangan menjalani seleksi tahap ketiga, yakni wawancara komprehensif. Tujuh panelis, yang didalamnya terdapat Chatib Basri dan Darmin Nasution, akan menanyakan beberapa pertanyaan langsung kepada peserta.
Dalam tes ini tujuh panelis tidak hanya menanyakan soal makalah yang dibuat peserta. Panelis juga akan mengonfirmasi laporan uji publik dari masyarakat dan laporan rekam jejak dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Menurut Mardiasmo, bila ditemukan ada rekening gendut atau transaksi mencurigakan, akan langsung ditanyakan pada peserta.
Panelis juga akan memadukan data hasil assessment center. Data tersebut mencakup integritas dan kepribadian dari kandidat. Perpaduan hasil assessment center dan wawancara langsung ini bisa terlihat kejujuran peserta.
