Faisal Basri: Subsidi Motor Listrik Rp 7 Juta Menyayat Hati Rakyat

Abdul Azis Said
21 Februari 2023, 14:45
subsidi motor listrik, motor listrik, faisal basri
Agung Samosir|KATADATA
Ekonom Faisal Basri menilai pemerintah sebenarnya hanya perlu memberikan diskon pajak alih-alih subsidi untuk pembelian motor listrik yang direncanakan sebesar Rp 7 juta.

Pemerintah berencana memberikan subsidi untuk pembelian mobil listrik dan motor listrik. Ekonom senior Faisal Basri menilai pemerintah sebenarnya hanya perlu memberikan diskon pajak alih-alih subsidi untuk pembelian motor listrik yang direncanakan sebesar Rp 7 juta. 

Menurut Faisal, anggaran yang diatur dalam APBN saat ini sudah tepat. Ia melihat beberapa belanja prioritas yang menyentuh rakyat langsung berpotensi tergerus jika pemberian subsidi tersebut dieksekusi. 

Advertisement

"Lewat insentif perpajakan saja, karena subsidi itu menyayat hati. Subsidi itu diberikan untuk yang tidak mampu, diberikan untuk transportasi publik, misalnya subsidi untuk MRT itu saya setuju, sehingga orang beralih ke transportasi publik," kata Faisal kepada katadata.co.id, Selasa (21/2).

Menurutnya, bukan tidak mungkin beberapa anggaran prioritas yang manfaatnya menyasar langsung ke masyarakat justru bisa digeser untuk memenuhi anggaran subsidi. Beberapa kebutuhan anggaran seperti membayar bunga utang pemerintah dan gaji PNS yang cukup besar juga sulit dikurangi. 

"Anggaran di APBN itu sudah pas. Niscaya (anggaran prioritas dipakai subsidi motor listrik). Karena kalau ada yang minta uang ke Menkeu, dia akan bilang, ada nggak yang mau berkorban?," ujar dia. 

Ia mengatakan, rencana pemberian subsidi ini justru datang saat pemerintah juga berencana mengurangi anggaran subsidi untuk tiket kereta api murah. Anggaran untuk PSO kereta api ekonomi Rp 2,55 triliun, turun dari tahun sebelumnya Rp 3,05 triliun.

Halaman:
Reporter: Abdul Azis Said
Editor: Agustiyanti
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement