Bos IMF Disebut Minta Maaf ke Luhut usai Kritik Program Hilirisasi RI

Agustiyanti
14 Agustus 2023, 13:46
IMF, luhut, hilirisasi
Twitter/KGeorgieva
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva bertemu dengan Menko Luhut Pandjaitan di kantor IMF pada Rabu (9/8)

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menemui Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional atau IMF Kristalina Georgieva di kantor IMF, Amerika Serikat pada Rabu (9/8).  Dalam pertemuan tersebut, Georgieva dikabarkan meminta maaf kepada Indonesia melalui Luhut terkait kritik IMF mengenai hilirisasi yang memicu polemik. 

Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenkomarves Septian Hario Seto mengatakan, Georgieva dalam pertemuan dengan Luhut menyampaikan apresiasi terhadap program hilirisasi nikel yang sudah dilakukan pemerintah. Menurut Seto, Georgieva menyebut, program ini berkontribusi signifikan terhadap perekonomian dan stabilitas makro di Indonesia. 

Advertisement

"Beliau juga menyampaikan permintaan maaf kepada Pemerintah Indonesia melalui Pak Luhut, jika laporan IMF yang keluar baru-baru ini menimbulkan polemik di Indonesia," ujar Seto dalam keterangan yang diberikan kepada media, akhir pekan lalu. 

Menurut dia, Luhut dan Georgieva bersahabat baik sejak 2018 sehingga dapat berbicara secara terbuka. "Jika dunia internasional saja mengapresiasi upaya Presiden Jokowi melakukan hilirisasi ini, sangat disayangkan masih ada orang-orang di dalam negeri yang mengkritik tanpa dasar," katanya. 

Georgieva juga membagikan informasi terkait pertemuan dengan Luhut melalui akun Twitternya pada Kamis (10/8). Ia menceritakan baru saja melakukan diskusi yang konstruktif dengan Luhut dan timnya.

"Kebijakan yang baik di Indonesia memberikan hasil yang luar biasa bagi rakyatnya. Ekonomi yang dinamis, pekerjaan yang lebih banyak dan lebih baik, serta meningkatkan standar hidup di seluruh negeri," kata dia. 

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement