Prabowo Minta Sri Mulyani Siapkan Modal Kopdes, Batal Pakai Uang Bank BUMN?
Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyiapkan modal untuk pembentukan 80 ribu koperasi desa atau kelurahan Merah Putih. Hal ini tertulis dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berlaku sejak 27 Maret 2025.
“Menteri keuangan untuk menyusun kebijakan penyaluran sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2025 sebagai modal awal pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tulis Inpres tersebut dikutip Selasa (15/4).
Prabowo juga meminta Sri Mulyani menyusun kebijakan pendanaan untuk mendukung pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sesuai dengan kemampuan keuangan negara dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Presiden pun meminta bendahara negara itu memberikan dukungan insentif kepada desa atau kelurahan yang telah berpartisipasi aktif dalam pembentukan 80 ribu koperasi desa. Hal ini melalui alokasi kinerja dan atau lokasi insentif dalam pengalokasian dana desa.
Dari Mana Pendanaannya?
Poin kedelapan Inpres Nomor 9 Tahun 2025 menyebutkan pendanaan untuk percepatan pembentukan 80 ribu koperasi desa dibebankan kepada:
- Anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN
- Anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD
- Anggaran pendapatan dan belanja desa
- Sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
Batal Pakai Uang Bank BUMN?
Prabowo sebelumnya meminta bank-bank BUMN atau Himbara untuk menyalurkan dana pinjaman ke koperasi itu. Pemerintah memperkirakan pembangunan satu Kopdes Merah Putih akan menelan anggaran Rp 3 miliar hingga Rp 5 miliar.
"Ini ide dari Pak Presiden dan sepertinya yang bisa menggerakkan hanya Pak Presiden karena melibatkan Himbara," kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Istana Kepresidenan, Jakarta pada awal bulan lalu.
Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Sarasehan Ekonomi dengan Presiden Prabowo Subianto pada pekan lalu mengatakan, modal untuk pembentukan Koperasi Desa akan menggunakan pos anggaran dana Desa.
"Pembangunan desa, termasuk koperasi desa akan menggunakan dana desa. Kami tidak menambah amplop atau anggaran," ujar dia.
Demi Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis
Dalam beleid tersebut, Prabowo juga meminta Badan Pangan Nasional untuk melaksanakan kegiatan stabilisasi pasokan dan harga pangan dengan mengoptimal peran koperasi desa atau Kelurahan Merah Putih.
