Daftar 18 Program Unggulan Prabowo dengan Anggaran Jumbo Rp 1.376,9 Triliun

Rahayu Subekti
26 Agustus 2025, 15:59
Prabowo
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/app/rwa.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto akan langsung ditangani oleh pemerintah pusat.

“Program prioritas yang telah disampaikan Bapak Presiden sebesar Rp 1.376,9 triliun. Meskipun dieksekusi oleh kementerian/lembaga namun penerimanya adalah masyarakat di daerah,” kata Sri mulyani dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR, Kamis (21/8).

Meski dana transfer ke daerah (TKD) dipangkas, belanja pemerintah pusat dan daerah tetap sama-sama memiliki sinergi. Bendahara Negara ini menekankan bahwa pemerintah pusat dan daerah sama-sama mengurus masyarakat dan rakyat di seluruh daerah.

“Kami mengidentifikasi Rp 1.376,9 triliun, ini artinya meskipun nanti TKD turun, namun masyarakat di daerah sebetulnya mendapatkan lebih besar melalui berbagai program-program pemerintah pusat,” ujar Sri Mulyani.

Berikut daftar program pemerintah pusat yang juga akan dinikmati masyarakat daerah beserta anggarannya:

  1. Program keluarga harapan Rp 28,7 triliun
  2. PIP atau KIP kuliah atau beasiswa lainnya Rp 63,6 triliun
  3. Kartu sembako BPNT Rp 43,8 triliun
  4. Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Rp 69 triliun
  5. Cek Kesehatan Gratis dan TB Revitalisasi Rumah Sakit Rp 7,3 triliun
  6. Renovasi/Revitalisasi Sekolah Rp 22,5 triliun
  7. Makan Bergizi Gratis Rp 335 triliun
  8. Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda Rp 27,9 triliun
  9. Preservasi Jalan dan Jembatan Rp 24,3 triliun
  10. Perumahan Rp 48,7 triliun
  11. Bendungan dan Irigasi Rp 12 triliun
  12. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Rp 83 triliun
  13. Subsidi non Energi antara lain Subsidi KUR dan Pupuk Rp 108,8 triliun
  14. Tunjangan Profesi Guru dan Tunjangan Profesi Dosen non PNS Rp 63,5 triliun
  15. Subsidi Energi Kompensasi Rp 381,3 triliun
  16. Lumbung Pangan Rp 22,4 triliun
  17. Bulog dan Cadangan Pangan Rp 28,5 triliun
  18. Kampung Nelayan dan Pergaraman Rp 6,6 triliun

“Ini yang mengeksekusi kementerian lembaga letaknya di daerah, yang menikmati juga masyarakat di daerah,” ujar Sri Mulyani.

TKD Dipangkas

Pemerintah memangkas anggaran transfer ke daerah dalam RAPBN 2026 sebesar Rp198 triliun menjadi Rp650 triliun, turun 24,8% dibandingkan alokasi APBN 2025 yang ditetapkan Rp848,52 triliun.

Prabowo menegaskan bahwa anggaran transfer ke daerah bukanlah satu-satunya instrumen untuk mewujudkan pemerataan ekonomi. Ke depan, ia merencanakan belanja negara, baik belanja pemerintah pusat maupun transfer ke daerah yang akan didesain sebagai satu kesatuan.

“Sehingga transfer ke daerah bukan menjadi satu-satunya instrumen untuk mewujudkan pemerataan ekonomi dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Prabowo dalam Pidato Nota Keuangan 2026 di Gedung DPR-MPR, Jumat (15/8).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...