BI: Penjualan Ritel Oktober 2025 Diproyeksikan Meningkat

Rahayu Subekti
11 November 2025, 11:43
penjualan ritel, bank indonesia
Arief Kamaludin | Katadata
Gedung Bank Indonesia, Jakarta.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Bank Indonesia memperkirakan kinerja penjualan eceran atau ritel pada Oktober 2025 meningkat. Indeks penjualan riil atau IPR pada bulan itu akan tumbuh 4,3% secara tahunan atau year on year (yoy).

“Ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 3,7% yoy,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (11/11).

Peningkatan penjualan ritel didorong oleh pertumbuhan penjualan kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Begitu juga dengan barang budaya dan rekreasi serta perlengkapan rumah tangga lainnya.

Secara bulanan atau month to month (mtm), penjualan ritel pada Oktober 2025 diperkirakan tumbuh 0,6%. “Ini didorong oleh kinerja penjualan mayoritas kelompok seiring dengan peningkatan permintaan masyarakat menjelang persiapan hari besar keagamaan nasional (HBKN) Natal,” ujar Denny.

Pada September 2025, IPR secara tahunan tumbuh sebesar 3,7% yoy. Angka ini juga lebih tinggi dibandingkan IPR bulan sebelumnya sebesar 3,5% yoy.

Pertumbuhannya terutama didukung oleh peningkatan penjualan kelompok suku cadang dan aksesori, makanan, minuman, dan tembakau. Begitu juga dengan barang budaya dan rekreasi.

Namun, secara bulanan penjualan eceran pada September 2025 terkontraksi sebesar 2,4% mtm. “Ini terutama dipengaruhi oleh penurunan pada subkelompok sandang,” kata Denny.

Peningkatan Penjualan Ritel di Beberapa Kota

Dalam laporan BI, pada Oktober 2025,penjualan ritel diperkirakan meningkat secara tahunan maupun bulanan di beberapa kota cakupan survei.

Secara tahunan, peningkatan pertumbuhan penjualan ritel diperkirakan terjadi di Denpasar hingga 2,3%, Semarang termasuk Purwokerto hingga 8,3%, dan Surabaya mencapai 19,1%.

Kemudian secara bulanan, penjualan ritel diperkirakan meningkat di sebagian besar kota. Hal ini terutama di Bandung hingga 4,3%, Manado sebesar 4,2%, dan Jakarta mencapai 4,0%.

Pada September 2025, penjualan ritel secara tahunan juga tumbuh di sejumlah kota. Surabaya dan Banjarmasin tercatat meningkat dengan pertumbuhan masing-masing 17.9% dan 16.4%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya yaitu 15,4% dan 13,2%.

Lalu secara bulanan, kinerja penjualan mayoritas kota tercatat kontraksi dengan penurunan terdalam di Bandung 4,0% dan Jakarta 2,7%. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti
Editor: Sorta Tobing

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...