Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Diprediksi Hanya 5%, IMF Ingatkan Risiko Global

Rahayu Subekti
19 November 2025, 13:15
IMF, pertumbuhan ekonomi
123rf/maksym yemelyanov
Ilustrasi Dana Moneter Internasional atau IMF.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Dana Moneter Internasional atau IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 hanya mampu mencapai 5% dan pada 2026 naik menjadi 5,1%. Perkiraan ini muncul saat tim IMF yang dipimpin oleh Maria Gonzalez melakukan diskusi mengenai perekonomian Indonesia pada 3-12 November 2025.

Institusi keuangan itu melihat pertumbuhan ekonomi RI masih positif karena bertahan di level 5%. “Perekonomian Indonesia telah menunjukkan ketahanan di tengah guncangan yang merugikan,” kata Gonzales melalui laman resmi IMF dikutip Rabu (19/11).

Ia mengatakan Indonesia menghadapi lingkungan eksternal yang menantang. Namun, pertumbuhan ekonomi yang positif ini mencerminkan dukungan dari kebijakan fiskal dan moneter yang baik.

Di sisi lain, IMF juga menyebut inflasi Indonesia juga masih akan berada di dalam sasaran. Khususnya menuju titik tengah kisaran target 2% plus minus 1%.Sedangkan defisit transaksi berjalan akan tetap terkendali dengan baik sepanjang 2025-2026. Hal ini juga didukung dengan cadangan devisa yang memadai.

Ingatkan Risiko Global

Gonzales mengatakan risiko kondisi ekonomi global cenderung menurun tapi masih ada peningkatan ketegangan perdagangan, ketidakpastian yang berkepanjangan, dan volatilitas pasar keuangan global.

“Ini tetap menjadi risiko eksternal utama,” ujarnya.

Untuk itu, IMF mengingatkan Indonesia perlu berhati-hati dalam membuat perubahan kebijakan. Jika tidak diterapkan dengan kerangka acuan yang cukup kuat, dapat meningkatkan kerentanan.

RI Menyasar Pertumbuhan Ekonomi Tinggi

Pemerintah memasang target tinggi untuk pertumbuhan ekonomi pada penghujung 2025. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo kompak memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terakselerasi pada kuartal IV dan berpeluang menembus 5,5%.

“Kalau proyeksi akhir tahun, saya sama dengan Pak Gubernur BI. Taruhan saya adalah kuartal IV 2025, kami harapkan pertumbuhan ekonominya bisa diatas 5,5%,” kata Purbaya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Gedung BI, Senin (3/11).

BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 akan berada di atas titik tengah kisaran atas proyeksi 4,7% hingga 5,5%. Perry mengatakan faktor pendorong utamanya adalah kinerja ekspor yang masih solid dan berbagai kebijakan yang mendorong kredit dan pembiayaan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti
Editor: Sorta Tobing

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...