Dua Jurus Pamungkas Pemerintah Genjot Konsumsi, Jaga Ekonomi 2025 Tumbuh 5,4%
Pemerintah menyiapkan dua strategi utama untuk mendorong konsumsi di akhir tahun, sekaligus menjaga target pertumbuhan ekonomi 2025 tetap berada di kisaran 5,4%–5,6%. Dua jurus tersebut adalah tiga program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) dan pemberian diskon tarif transportasi selama periode libur Natal dan Tahun Baru.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis nilai belanja rumah tangga pada bulan ini dapat mencapai Rp 110 triliun. Adapun pengeluaran rumah tangga sekitar Rp 85 triliun akan berasal dari program diskon belanja yang didorong pemerintah.
Tiga program belanja tersebut adalah Hari Belanja Online Nasional 2025 pada 10-16 Desember 2025, Hari Belanja Online Nasional, Belanja di Indonesia Aja (BINA), dan Every Purchase is Cheap (EPIC). Tiga program tersebut siap memberikan diskon hingga 80%.
"Konsumsi rumah tangga diharapkan jadi pengungkit. Sebab, indeks keyakinan konsumen dan berbagai indeks terkait daya beli lainnya sudah menunjukan perbaikan daya beli," kata Airlangga dalam pembukaan Harbolnas 2025, Kamis (4/12).
Airlangga menargetkan transaksi Harbolnas tahun ini mencapai Rp 35 triliun. Pemerintah menilai belanja daring masih menjadi pengungkit penting konsumsi rumah tangga, terutama setelah indeks daya beli menunjukkan perbaikan.
Selain mendorong belanja online, pemerintah juga menurunkan tarif sejumlah moda transportasi untuk meningkatkan mobilitas masyarakat. Diskon diberlakukan di tiket kapal laut, penyeberangan, kereta ekonomi jarak jauh, pesawat, hingga tarif tol di 26 ruas jalan. Insentif ini diproyeksikan memicu aktivitas pariwisata dan konsumsi langsung di berbagai daerah.
Berikut jadwal pemberlakuan diskon transportasi selama Nataru 2025/2026:
- Tiket perjalanan laut diskon 20%: Perjalanan pada 17 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026
- Tiket kereta api jarak jauh diskon 30%: Perjalanan kelas ekonomi pada 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026
- Tiket kapal penyeberangan diskon 19%: Perjalanan 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026
- Tiket pesawat terbang disko 13%-14%: Perjalanan 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026
- Tarif jalan tol diskon 10%-20% pada 22, 23, dan 31 Desember 2025 di 26 ruas jalan tol
Sebelumnya, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa memproyeksikan kunjungan wisatawan mancanegara pada bulan ini akan mencapai 1,3 juta orang, sementara itu pergerakan wisatawan nusantara akan menembus 100 juta perjalanan. Badan Pusat Statistik mendata rata-rata kunjungan bulanan wisman pada Januari-Oktober 2025 sekitar 1,03 juta orang, sementara wisnus sekitar 75,79 juta perjalanan.
Ni Luh menilai pergerakan wisatawan akan dipicu oleh 244 acara festival, musik, dan pameran sepanjang Desember 2025. Menurutnya, empat acara terbesar bulan depan menargetkan mendatangkan kunjungan lebih dari 1 juta wisatawan, yakni Djakarta Warehouse Project di Bali, Jogjarockarta Festival, Festival Minangkabau, dan BigBang Festival.
"Kami juga menyiapkan 65 paket wisata untuk 10 destinasi prioritas maupun destinasi non prioritas. Sampai saat ini kami masih menyelenggarakan Travel Fair untuk periode wisata Desember 2025 sampai Januari 2026," ujarnya.
