Rupiah Perkasa di Tengah Gonjang-ganjing Tarif Trump
Nilai tukar rupiah menguat 0,21% ke level Rp 16.764 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan pagi ini, Kamis (26/2). Kurs rupiah perkasa di tengah ketidakpastian kebijakan tarif AS imbas pernyataan Presiden Donald Trump.
"Pernyataan Trump dalam pidato kenegaraan yang memicu ketidakpastian dimana dia menegaskan kembali tekadnya untuk memberlakukan tarif perdagangan ikut menekan dolar AS," ujar Analis Doo Financial Lukman Leong kepada Katadata.co.id.
Ia memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak menguat di rentang 16.750 hingga 16.850 per dolar AS.
Adapun berdasarkan data Boloomberg, kurs rupiah dibuka menguat 17 poin di level 16.763 per dolar AS. Rupiah semakin menguat ke level 16.76o per dolar AS hingga pukul 09.45 WIB.
Senior Ekonom KB Valbury Sekuritas Fikri C Permana melihat, ada sejumlah sentimen positif yang akan memengaruhi pergerakan rupiah hari ini, seperti tarik ulur tarif di Amerika Serika hingga kemungkinan pilihan Kevin Warsh akan balance sheet The Fed yang lebih kecil. Selain itu, ada kemungkinan aliran modal asing masuk kembali berlanjut hari ini dan kekhawatiran terhadap konsen MSCI dan penurunan outlook Moody's.
"Kemungkinan rupiah bergerak tipis, dengan kecenderungan apresiasi ke 16.800 per dolar AS," kata dia.
