Cadangan Devisa RI US$151 Miliar pada Februari, Turun Dibandingkan Januari 2026

Image title
6 Maret 2026, 14:17
cadangan devisa, rupiah, BI
Katadata/Fauza Syahputra
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 sebesar US$ 151,9 miliar.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 sebesar US$ 151,9 miliar. Nilai cadangan devisa ini disebut tinggi meskipun menurun dibandingkan posisi pada akhir Januari 2026 sebesar US$ 154,6 miliar.

“Penurunan ini dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa, serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah di tengah pembayaran utang luar negeri dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi,” kata BI dalam pernyataan tertulis, Jumat (6/3).

Posisi cadangan devisa pada akhir Februari 2026 setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. 

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik. 

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...