Ramai Warga RI Migrasi ke Luar Negeri, Ada 450 Ribu Orang dalam 3 Tahun Terakhir

Image title
5 Mei 2026, 14:54
migrasi, bandara, BPS
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nym.
Ilustrasi.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa Indonesia mengalami tren kehilangan penduduk akibat migrasi internasional dalam beberapa tahun terakhir. 

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 menunjukkan, angka migrasi neto Indonesia tercatat negatif atau minus 0,53, 

“Artinya, pada periode antara LF SP 2020 dan SUPAS 2025 terdapat pengurangan penduduk akibat migrasi internasional rata-rata 53 orang per 100.000 penduduk setiap tahunnya,” ujar Amalia dalam konferensi pers, Selasa (5/5).

Data dalam SUPAS menunjukkan bahwa tren ini konsisten meningkat. Pada 2015, migrasi neto tercatat -0,50, lalu sempat membaik menjadi -0,11 pada 2020, tetapi kembali melebar menjadi -0,53 pada 2025.

Sementara itu, angka migrasi keluar juga meningkat dari 0,43 per 1.000 penduduk pada 2020 menjadi 1,14 per 1.000 penduduk pada 2025.

Dengan jumlah penduduk Indonesia hasil SUPAS 2025 sebesar 284,67 juta jiwa, maka estimasi jumlah penduduk yang hilang akibat migrasi sebesar 150.875 orang per tahun. Sedangkan jika dilihat dalam periode 2022–2025 atau dalam kurun waktu sekitar 3 tahun, maka totalnya mencapai 452.625 orang.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...