Rupiah Makin Jeblok Dekati 17.800 per US$, Terlemah Sepanjang Sejarah

Image title
26 Mei 2026, 09:37
rupiah, dolar
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye
Ilustrasi.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Nilai tukar rupiah kian melemah mendekati 17.800 per dolar AS pada perdagangan pagi ini, Selasa (26/5). Kurs rupiah sempat mencapai 17.783 per dolar AS, level terlemahnya sepanjang sejarah.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka melemah 2 poin di level Rp 17.746 per dolar AS. Kurs rupiah kian melemah 0,17% ke level 17.775 per dolar AS hingga pukul 09.26 WIB, setelah bergerak di level 17.745-17.783 per dolar AS.

Analis Doo Financial Lukman Leong memperkirakan nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak konsolidatif terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini di tengah sikap wait and see investor terhadap perkembangan geopolitik global, khususnya respons Iran atas proposal damai terbaru dari AS.

Menurutnya pelaku pasar masih menunggu kepastian terkait langkah Iran terhadap usulan perdamaian yang diperkirakan akan mendapat respons dalam waktu dekat.

 “Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS, investor wait and see menantikan respons Iran terhadap proposal damai AS yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat,” ujar Lukman kepada Katadata, Selasa (26/5).

Menurut dia, ketidakpastian terkait hubungan AS-Iran masih menjadi sentimen utama yang mempengaruhi pergerakan pasar keuangan global, termasuk mata uang emerging markets seperti rupiah.

Pasar sebelumnya sempat merespons positif berbagai sinyal pembicaraan damai antara AS dan Iran. Namun investor tetap berhati-hati karena negosiasi kedua negara dinilai masih sangat dinamis dan rawan perubahan arah. 

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah juga terus menjadi perhatian pasar karena berpengaruh langsung terhadap harga minyak mentah dunia dan kekuatan dolar AS.

Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp 17.700 hingga Rp 17.800 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...