Rupiah Loyo Dekati 18.000 per Dolar AS Tertekan Data Lapangan Kerja AS
Nilai tukar rupiah melemah 0,21% ke level 17.945 per dolar AS pada perdagangan pagi ini, Rabu (1/7). Kurs rupiah tertekan kinerja dolar AS yang bangkit oleh data lapangan kerja.
Mengutip data Bloomberg, kurs rupiah pagi ini dibuka melemah 37 poin di level 17.944 per dolar AS. Kurs rupiah bahkan sempat melemah ke level 17.999 per dolar AS dan berbalik ke level 17.945 per dolar AS pada pukul 10.00 WIB.
Analis Doo Financial Lukman Leong menilai, rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS yang bangkit oleh data pekerjaan Amerika Serikat Jolt yang lebih kuat dari perkiraan. Selain itu, penguatan dolar AS juga didorong oleh lonjakan imbal hasil obligasi AS dan ekspektasi suku bunga the Fed.
"Namun perlemahan rupiah diperkirakan terbatas, dengan investor menantikan data inflasi dan perdagangan Indonesia yang akan dirilis siang ini," ujar Lukman.
Ia memperkirakan, kurs rupiah hari ini akan bergerak dalam rentang 17.900-18.000 per dolar AS.
