Bank Dunia: Filipina dan Vietnam Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas, Setara RI

Agustiyanti
6 Juli 2026, 09:34
negara menengah atas, vietnam, fiipina, bank dunia
ANTARA FOTO/Fauzan/foc.
Ilustrasi. Indonesia masih masuk dalam kelompok negara berpendapatan menengah atas berdasarkan klasifikasi terbaru Bank Dunia.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Dua negara tetangga Indonesia, Filipina dan Vietnam naik kelas menjadi negara berpendapatan menengah atas berdasarkan klasifikasi terbaru Bank Dunia yang dirilis pekan lalu. Kedua negara ASEAN kini satu kelompok pendapatan dengan Indonesia. 

Bank Dunia menjelaskan, ekonomi Vietnam berhasil tumbuh 7% dan 8% pada 2024. Hal ini terutama ditopang oleh lonjakan ekspor pada periode yang sama rata-rata mencapai lebih dari 15%. 

"Pendapatan Nasional Bruto (GNI) meningkat rata-rata 10% per tahun antara tahun 2021 dan 2025 — salah satu pertumbuhan berkelanjutan terkuat di kawasan," demikian penjelasan Bank Dunia dalam laman resminya, dikutip Senin (6/7). 

Sedangkan Filipina berhasil naik kelas berkat ekspansi ekonomi yang lebih luas. Rata-rata pertumbuhan ekonomi negara ini mencapai 5,8% per tahun.

"Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan di semua industri utama, bukan hanya ledakan di satu sektor, tetapi pergeseran ekonomi secara keseluruhan," kata Bank Dunia. 

Bank Dunia juga mencatat terdapat dua negara lainnya yang berhasil naik kelas dari negara berpendapatan menengah bawah ke negara berpendapatan menengah atas, yakni Yordania dan Micronesia. 

Micronesia mencapai pertumbuhan yang moderat tetapi stabil setelah pemulihan COVID-19 yang berkepanjangan. Sektor konstruksi dan pertanian sebagai pendorong utama ekonomi negara yang terdiri dari ribuan pulau kecil di wilayah sub-kawasan Oseania di Samudra Pasifik barat ini. 

Sedangkan Yordania diklasifikasi ulang karena revisi komprehensif terhadap neraca nasionalnya. Ketika Departemen Statistik Yordania menyelesaikan latihan penyesuaian basis data, ditemukan bahwa perekonomiannya hampir 10% lebih besar dari perkiraan sebelumnya, sebagai hasil dari perluasan cakupan statistik melalui survei yang diperbarui, sumber data baru, dan metodologi penyusunan neraca nasional yang ditingkatkan. 

"Dikombinasikan dengan pertumbuhan stabil sebesar 2,8% pada tahun 2025, data yang direvisi mendorong negara tersebut jelas melewati ambang batas," kata Bank Dunia. 

Adapun untuk tahun fiskal 2027 yang merupakan klasifikasi terbaru Bank Dunia, kelompok negara ekonomi berpendapatan rendah didefinisikan sebagai ekonomi dengan pendapatan nasional bruto atau GNI per kapita di bawah US$ 1.175. GNI per kapita ekonomi berpendapatan menengah ke bawah di antara US$1.176 dan US$4.635.

Kelompok negara ekonomi berpendapatan menengah ke atas memiliki GNI per kapita antara US$4.636 dan US$14.375. Sedangkan kelompok negara ekonomi berpendapatan tinggi adalah ekonomi dengan PDB per kapita lebih dari US$14.375.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...